KMHDI Dorong Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo Banyuwangi Dapat Manfaat Pengelolaan Retribusi

Selasa, 19 November 2024 - 10:05 WIB
loading...
KMHDI Dorong Pura Luhur...
Ketua Umum PP KMHDI Wayan Darmawan meminta pemerintah berlaku adil dalam tata kelola keuntungan retribusi kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Foto/Ist
A A A
BANYUWANGI - Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) meminta pemerintah berlaku adil dalam tata kelola keuntungan retribusi yang dipungut dari pengunjung kawasan Taman Nasional Alas Purwo.

Di antaranya termasuk kepada umat Hindu yang melakukan persembahyangan di Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca juga: Hadapi Tantangan Global, KMHDI Fokus Pembangunan SDM dan Iptek

Perlakuan adil tersebut diwujudkan dengan menjadikan pura sebagai objek yang menerima manfaat dari retribusi.

Ketua Umum PP KMHDI Wayan Darmawan mengatakan, Pura Luhur Giri Salaka sebagai Pura Petilasan leluhur Hindu perlu tetap dilestarikan dan dirawat tidak hanya oleh masyarakat Hindu disekitar pura, namun juga oleh pemerintah.



"Salah satu caranya adalah dengan meninjau kembali penggunaan pendapatan retribusi yang dipungut dari pengunjung yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Menurut KMHDI, peninjauan yang harus dilakukan adalah memasukan Pura Luhur Giri Salaka sebagai objek yang menerima manfaat dari retribusi," kata Darmawan kepada wartawan, Selasa (19/11/2024).

Hal tersebut mengingat Pura Luhur Giri Salaka masuk dalam Kawasan Hutan Nasional Alas Purwo.

Baca juga: KMHDI Sebut IKN Simbol Pemerataan Ekonomi Indonesia yang Harus Dilanjutkan

"Kemudian rata-rata pengunjung ke Taman Nasional adalah umat Hindu yang ingin melakukan persembahyangan," sebut Darmawan

Dia menyatkan umat Hindu tidak akan keberatan membayar retribusi, asalkan uang yang mereka setorkan tersebut digunakan untuk pelestarian dan pemberdayaan Pura Luhur Giri Salaka.

Selama ini kata Darmawan, pihaknya banyak mengedengar bahwa retribusi yang dibayarkan pengunjung Hutan Nasional Alas Purwo, yang sebagian besar adalah umat Hindu yang bertujuan bersembahyang, tidak dirasakan oleh pengelola pura Luhur Guru Salaka.

Untuk memberikan rasa keadilan, Darmawan meminta pengelola Taman Nasional dan pemerintah daerah dapat menjadikan pura Luhur Giri Salaka sebagai objek yang menerima manfaat dari retribusi.

"Kami membayangkan jika Pura menerima pendapatan dari retribusi tersebut. Para penjaga pura, kemudian para pemangku di pura dapat kita berikan gaji berupa insentif. Karena bagaimana pun beliau-beliau inilah yang melayani kita ketika ingin bersembahyang ke Pura," ujar Darmawan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Bayi di Banyuwangi...
Kasus Bayi di Banyuwangi Dikubur Orang Tua, DPR Ingatkan Pemda Tak Tutup Mata
Prabowo Ingin Kereta...
Prabowo Ingin Kereta Cepat Whoosh Diperpanjang sampai Banyuwangi
Peruri Dukung Banyuwangi...
Peruri Dukung Banyuwangi Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos di Kancah Nasional
3 Perwira Tinggi TNI...
3 Perwira Tinggi TNI Asli Banyuwangi, dari Mantan KSAU hingga Eks Mensesneg
BNPB: 137 Rumah Rusak...
BNPB: 137 Rumah Rusak Akibat Gempa M5,7 di Banyuwangi-Situbondo
BMKG Catat 24 Kali Gempa...
BMKG Catat 24 Kali Gempa Susulan Guncang Banyuwangi
UNEJ Teliti Paku Pohon...
UNEJ Teliti Paku Pohon Purba di Ijen Geopark, Kekayaan Alam Bernilai Konservasi Tinggi
Gempa Banyuwangi-Situbondo...
Gempa Banyuwangi-Situbondo Hancurkan Puluhan Rumah Warga
Gempa Bumi M 5,7 Guncang...
Gempa Bumi M 5,7 Guncang Banyuwangi dan Situbondo, Puluhan Rumah Rusak
Rekomendasi
Kapan KJP Juli 2026...
Kapan KJP Juli 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved