Debat Terakhir Pilkada Jakarta, Dharma Waspadai Pandemi Kembali Terjadi

Minggu, 17 November 2024 - 21:01 WIB
loading...
A A A
Menurutnya tanda-tanda kembali pandemi sudah cukup jelas. Sebab, kata dia, WHO telah menganggarkan masalah pademi ini.

"Tanda-tandanya sudah sangat jelas anggaran sudah ada WHO sudah amandemen international nite health regulation memungkinkan potensi penggunaan bio weapon untuk membuat pandemi Undangan-undangnya pun sudah siap," sambungnya.

Maka dari itu, sebagai pemimpin Jakarta agar seluruh programnya bisa terealisasi dan bermanfaat bagi rakyat, dia bersama Kun Wardana bakal menolak adanya pademi ulang. Sebab pandemi merupakan strategi asing untuk menguasai kedaulatan bangsa.

"Tanpa perlu biaya mahal seperti perang, jangan sampai pabrik hancur, PHL, hingga serbuan produk asing. Kita masih berpoetnsi menghadapi resesi ekonomi 2025-2030," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
Rekomendasi
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
Berita Terkini
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Infografis
Hasil Quick Count Pilkada...
Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024, Siapa Pemenangnya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved