Ridwan Kamil Singgung Politik Segregasi Kolonial Soal Ketidakadilan Tata Ruang di Jakarta

Minggu, 17 November 2024 - 20:09 WIB
loading...
Ridwan Kamil Singgung...
Cagub-Cawagub Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono dalam Debat Ketiga Pilkada Jakarta di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024) malam. Foto/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Calon Gubernur (Cagub) Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil menyebut adanya ketidakadilan tata ruang di Jakarta salah satunya akibat politik segregasi dari zaman kolonial.

Mulanya, Ridwan Kamil mengatakan bahwa dia telah blusukan di Jakarta selama 7 minggu dan mendapati banyak masalah. Salah satunya adalah masalah tata ruang di Jakarta yang diakibatkan oleh ada politik segregasi dari zaman kolonial.

Baca juga: Pilkada Jakarta, Tiga Paslon Harus Maksimalkan Debat Terakhir untuk Yakinkan Pemilih

“Selama 7 minggu kami juga sudah menyapa, blusukan dan mendapati banyak sekali masalah. Kesimpulannya hanya satu semua yang kita rasakan hari ini adalah akumulasi dari ketidakadilan tata ruang, politik tata ruang, politik segregasi dari zaman kolonial akibatnya kita rasakan hari ini,” ujar Ridwan Kamil dalam Debat Ketiga Pilkada Jakarta di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024).



Oleh karena itu, kata Ridwan Kamil, maka tugasnya dengan Suswono yang disingkat RIDO dengan segala inovasinya untuk mengendalikan kembali tata ruang di Jakarta. Dia menegaskan bahwa Jakarta tidak harus selalu diatur oleh hukum pasar, tapi negara harus hadir.

Diketahui, debat Pilkada Jakarta untuk ketiga kali ini (terakhir) mengangkat tema Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim.

Tema tersebut memiliki beberapa subtema di antaranya penanganan banjir, penataan permukiman, penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan, pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, dan kota layak huni dan penataan ruang terbuka hijau.

Baca juga: 2 Jalur Khusus Disiapkan Menuju Lokasi Debat Terakhir Pilkada Jakarta, Ini Rutenya

Sama seperti sebelumnya, debat akan digelar selama 150 menit yang terdiri dari sesi debat 120 menit dan 30 menit untuk jeda iklan. Debat akan dibagi dalam enam segmen dan ditutup dengan pernyataan pamungkas dari setiap pasangan calon.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Ramadan Pertama Tanpa...
Ramadan Pertama Tanpa Ridwan Kamil, Atalia Praratya Pilih Fokus Ibadah
Camillia Zara Kembali...
Camillia Zara Kembali ke Media Sosial, Gaya Rambut Pendeknya Curi Perhatian
Rekomendasi
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Berita Terkini
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved