RK Ungkap Kekumuhan Ekstrem Mirip Pengungsian, Berbeda dengan Sudirman-Thamrin yang Dicitrakan
Minggu, 17 November 2024 - 20:04 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Ridwan Kamil, Ade hidup di tengah kekumuhan ekstrem. Kondisi lingkungan rumah Ade berbeda dengan kawasan Sudirman-Thamrin.
"Bermuara pada kekumuhan ekstrem ada yang mirip pengungsian, beda jauh dengan Sudirman-Thamrin yang kinclong yang sering dicitrakan. Aslinya itu mayoritasnya adalah ini, air susah, polusi kalau saat kemarau, banjir kalau saat hujan sampah leleran di mana-mana," ujar Kang Emil.
"Oleh karena itu peran negara harus hadir untuk mereka kita menyiapkan yang namanya program-program renovasi rumah. Dulu saya lakukan Rp20 juta mungkin di Jakarta karena mahal Rp50 juta sampai Rp100 juta per rumah. Hunian vertikal buat Gen Z punya mimpi bisa di Jakarta Pusat lahan-lahan di atas pasar TOD di stasiun lahan-lahan di jalan maupun di tengah sungai juga bisa kita inovasikan," tambahnya.
"Bermuara pada kekumuhan ekstrem ada yang mirip pengungsian, beda jauh dengan Sudirman-Thamrin yang kinclong yang sering dicitrakan. Aslinya itu mayoritasnya adalah ini, air susah, polusi kalau saat kemarau, banjir kalau saat hujan sampah leleran di mana-mana," ujar Kang Emil.
"Oleh karena itu peran negara harus hadir untuk mereka kita menyiapkan yang namanya program-program renovasi rumah. Dulu saya lakukan Rp20 juta mungkin di Jakarta karena mahal Rp50 juta sampai Rp100 juta per rumah. Hunian vertikal buat Gen Z punya mimpi bisa di Jakarta Pusat lahan-lahan di atas pasar TOD di stasiun lahan-lahan di jalan maupun di tengah sungai juga bisa kita inovasikan," tambahnya.
(jon)
Lihat Juga :