Polda Jatim Terjunkan Tim Siber Tangani Kasus Siswa Disuruh Sujud dan Menggonggong
Kamis, 14 November 2024 - 13:37 WIB
loading...
A
A
A
Sejauh ini, Ivan Sugianto telah meminta maaf atas perbuatannya melalui sebuah video yang dibagikan di media sosial. Dalam video tersebut, Ivan mengungkapkan penyesalannya dan menyatakan bahwa tindakan yang dilakukannya tidak sepatutnya terjadi.
Untuk diketahui, video siswa yang disuruh bersujud dan menggonggong itu sebelumnya viral di media sosial. Video yang beredar luas, ada seorang pria dewasa marah-marah. Ia kemudian memerintahkan kepada seorang siswa berseragam putih ubu-abu untuk bersujud. Tak hanya itu, pria itu juga menyuruh siswa itu menggonggong.
"Sujud, sujud, menggonggong, menggonggong," kata pria yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam itu dikutip dari video, Rabu (13/11/2024). Tindakan itu pun kemudian dicegah oleh sejumlah orang, sehingga menyebabkan keadaan sedikit ricuh.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk memberikan keadilan serta memastikan bahwa hukum ditegakkan secara adil. Dengan melibatkan Direktorat Cybercrime, Polda Jatim berharap dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses hukum yang tengah berjalan. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti perkembangan kasus ini dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.
Untuk diketahui, video siswa yang disuruh bersujud dan menggonggong itu sebelumnya viral di media sosial. Video yang beredar luas, ada seorang pria dewasa marah-marah. Ia kemudian memerintahkan kepada seorang siswa berseragam putih ubu-abu untuk bersujud. Tak hanya itu, pria itu juga menyuruh siswa itu menggonggong.
"Sujud, sujud, menggonggong, menggonggong," kata pria yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam itu dikutip dari video, Rabu (13/11/2024). Tindakan itu pun kemudian dicegah oleh sejumlah orang, sehingga menyebabkan keadaan sedikit ricuh.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk memberikan keadilan serta memastikan bahwa hukum ditegakkan secara adil. Dengan melibatkan Direktorat Cybercrime, Polda Jatim berharap dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses hukum yang tengah berjalan. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti perkembangan kasus ini dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.
(abd)
Lihat Juga :