Belum Sebulan Menjabat, Kader Geridra Dicopot dari Ketua DPRD Kuansing
Selasa, 12 November 2024 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Bagi Juprizal, SK pemberhentiannya menjadi Ketua DPRD tentu saja ibarat petir di siang bolong. Sebagai figur politisi santun dan enggan berkonflik serta selalu disiplin menjalankan perintah partai, tentu saja Juprizal dipenuhi tanda tanya alasan pemberhentian dirinya.
"Partai Gerindra adalah partai pertama saya, figur Prabowo juga menjadi alasan saya bergabung Partai Gerindra, sehingga jika alasannya menyangkut isu loyalitas dan kedisiplinan tentunya membuat bingung para kader di bawah," ujar Juprizal lirih, Selasa (12/11/2024).
Juprizal mengaku bingung mengingat dia tidak sedang menghadapi kasus hukum dan tidak juga sedang dalam sorotan isu moral dan etika. Sebagai kader partai, dia sepenuhnya menghormati apa pun keputusan partai, sehingga mendorong dia berupaya mempertanyakan alasan pemberhentian dirinya melalui Majelis Kehormatan Partai (MKP) Partai Gerindra.
"Saya hanya ingin melegakan diri, agar mendapat penjelasan langsung alasan pemberhentian, sembari berharap diberi kesempatan memberikan informasi yang berimbang agar jika ada kesalahpahaman bisa diluruskan. Selebihnya, kepatuhan saya pada perintah partai jangan pernah dipertanyakan," katanya.
"Partai Gerindra adalah partai pertama saya, figur Prabowo juga menjadi alasan saya bergabung Partai Gerindra, sehingga jika alasannya menyangkut isu loyalitas dan kedisiplinan tentunya membuat bingung para kader di bawah," ujar Juprizal lirih, Selasa (12/11/2024).
Juprizal mengaku bingung mengingat dia tidak sedang menghadapi kasus hukum dan tidak juga sedang dalam sorotan isu moral dan etika. Sebagai kader partai, dia sepenuhnya menghormati apa pun keputusan partai, sehingga mendorong dia berupaya mempertanyakan alasan pemberhentian dirinya melalui Majelis Kehormatan Partai (MKP) Partai Gerindra.
"Saya hanya ingin melegakan diri, agar mendapat penjelasan langsung alasan pemberhentian, sembari berharap diberi kesempatan memberikan informasi yang berimbang agar jika ada kesalahpahaman bisa diluruskan. Selebihnya, kepatuhan saya pada perintah partai jangan pernah dipertanyakan," katanya.
(cip)
Lihat Juga :