Tabrakan di Tol Purbaleunyi, Ridwan Kamil Sampaikan Dukacita Mendalam
Senin, 11 November 2024 - 20:34 WIB
loading...
Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 1, Ridwan Kamil (RK) menyampaikan rasa duka mendalam atas peristiwa kecelakaan beruntun di Tol Cipularang atau Tol Purbaleunyi, Bandung, Jawa Barat, Senin (11/11/2024). FOTO/SINDOnews/DANAN DAYA ARYA PUTRA
A
A
A
JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 1, Ridwan Kamil (RK) menyampaikan rasa duka mendalam atas peristiwa kecelakaan beruntun di Tol Cipularang atau Tol Purbaleunyi, Bandung, Jawa Barat, Senin (11/11/2024). Dia mengaku terpukul atas peristiwa itu.
"Ya saya sangat sedih mendengar dan melihat videonya. Saya melihat videonya juga kalau tidak salah 1 orang meninggal, belasan mobil (terlibat kecelakaan). Saya turut berduka cita yang mendalam atas kejadiannya turut prihatin, dan berduka buat mereka yang pulang," kata RK di Jakarta kepada wartawan, Senin (11/10/2024).
Danan berharap, para keluarga bisa diberikan kekuatan oleh sang pencipta atas musibah yang dialaminya. Di sisi lain, pascakejadian, RK juga menitipkan pesan kepada Jasa Marga agar menindak tegas truk-truk yang membandel di jalan tol. Pasalnya dia melihat kecelakaan kerap kali melibatkan kendaraan besar.
"Jadi harus ditegaskan oleh pengelolaan tol untuk memastikan kendaraan baik, dan pemilik perusahaan diberikan ketegasan kenapa kendaraan yang tidak baik dapat beredar dan akhirnya terbukti oleh kecelakaan warga kita yg kita cintai," sambungnya.
"Ya saya sangat sedih mendengar dan melihat videonya. Saya melihat videonya juga kalau tidak salah 1 orang meninggal, belasan mobil (terlibat kecelakaan). Saya turut berduka cita yang mendalam atas kejadiannya turut prihatin, dan berduka buat mereka yang pulang," kata RK di Jakarta kepada wartawan, Senin (11/10/2024).
Danan berharap, para keluarga bisa diberikan kekuatan oleh sang pencipta atas musibah yang dialaminya. Di sisi lain, pascakejadian, RK juga menitipkan pesan kepada Jasa Marga agar menindak tegas truk-truk yang membandel di jalan tol. Pasalnya dia melihat kecelakaan kerap kali melibatkan kendaraan besar.
"Jadi harus ditegaskan oleh pengelolaan tol untuk memastikan kendaraan baik, dan pemilik perusahaan diberikan ketegasan kenapa kendaraan yang tidak baik dapat beredar dan akhirnya terbukti oleh kecelakaan warga kita yg kita cintai," sambungnya.
Lihat Juga :