Kisah Jenderal Sudirman dan KH Masjkur Hanyutkan Diri ke Sungai Hindari Sergapan Belanda
Senin, 11 November 2024 - 08:11 WIB
loading...
Jenderal Sudirman dan KH. Masjkur pernah menghanyutkan diri ke sungai untuk meloloskan diri dari kepungan dan sergapan tentara penjajah Belanda dan sekutu. Foto/Arsip Nasional
A
A
A
MALANG - Jenderal Sudirman dan KH. Masjkur memiliki kisah dramatis meloloskan diri dari kepungan dan sergapan tentara penjajah Belanda dan sekutu yang berusaha menguasai Indonesia pasca Proklamasi Kemerdekaan.
Keduanya memiliki tekad berani dan semangat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Bahkan Jenderal Sudirman dan KH. Masjkur rela terancam nyawanya.
Baca juga: Kisah Jenderal Sudirman, Santri yang Jadi Panglima Besar
Prof. Mas'ud Said, selaku pengusul pahlawan nasional KH. Masjkur mengatakan, Panglima Sudirman dan KH. Masjkur menjadi dua nama dari sekian pahlawan yang nyaris gugur saat pertempuran usai kemerdekaan.
Saat itu serangan pasukan sekutu dan Belanda terjadi di tengah malam di daerah Trenggalek, Jawa Timur.
Kala itu Sudirman yang menjadi panglima tertinggi militer memilih memimpin langsung perang gerilya di hutan belantara dan pelosok-pelosok negeri. Kebetulan keduanya yakni Panglima Sudirman dan KH. Masjkur tengah berjuang bersama melakukan peperangan gerilya.
Keduanya memiliki tekad berani dan semangat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Bahkan Jenderal Sudirman dan KH. Masjkur rela terancam nyawanya.
Baca juga: Kisah Jenderal Sudirman, Santri yang Jadi Panglima Besar
Prof. Mas'ud Said, selaku pengusul pahlawan nasional KH. Masjkur mengatakan, Panglima Sudirman dan KH. Masjkur menjadi dua nama dari sekian pahlawan yang nyaris gugur saat pertempuran usai kemerdekaan.
Saat itu serangan pasukan sekutu dan Belanda terjadi di tengah malam di daerah Trenggalek, Jawa Timur.
Kala itu Sudirman yang menjadi panglima tertinggi militer memilih memimpin langsung perang gerilya di hutan belantara dan pelosok-pelosok negeri. Kebetulan keduanya yakni Panglima Sudirman dan KH. Masjkur tengah berjuang bersama melakukan peperangan gerilya.
Lihat Juga :