Jurus Ridwan Kamil Atasi Angka Putus Sekolah: Tambahkan Manfaat KJP hingga Transportasi Gratis untuk Siswa
Minggu, 10 November 2024 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Ridwan menuturkan, mereka ingin menghadirkan sekolah gratis untuk semua warga Jakarta. Bagi Ridwan, setiap anak memiliki kesempatan yang setara untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Untuk mewujudkan impian tersebut, RIDO akan terus melanjutkan program KJP. Tak hanya itu, pasangan ini juga akan menghadirkan KJP Plus. Program ini nantinya akan memberikan dukungan bahan pokok dan transportasi gratis kepada mereka yang kurang mampu.
“Kalian adalah pemilik masa depan. Kalian harus lebih pintar dari saya agar bisa sukses. Anak-anak muda di Jakarta tidak boleh tangannya di bawah, harus di atas. Karena sebaik-sebaik manusia adalah yang tangannya di atas (pemberi bukan peminta),” ujarnya.
Mantan orang nomor satu di Jawa Barat ini juga mengatakan, anak sekolah di Jakarta harus bahagia, tidak boleh stres, dan tidak boleh ada lagi ada bully. Dia berharap, tak ada korban bully atau perundungan.
RK menekankan hal itu karena dia sendiri merasakan bagaimana sedihnya menjadi korban perundungan. Dulu saat duduk di bangku SMP, Ridwan pernah jadi korban perundungan.
"Nanti ada apps bernama Stoper, korban bully bisa lapor, saksi bully juga bisa lapor. Dalam waktu kurang dari 24 jam, tim anti bully akan langsung beraksi. Saya pernah jadi korban bully waktu SMP. Saya buktikan ke teman-teman yang pernah bully saya, bahwa saya bisa jadi orang sukses," tuturnya.
Untuk mewujudkan impian tersebut, RIDO akan terus melanjutkan program KJP. Tak hanya itu, pasangan ini juga akan menghadirkan KJP Plus. Program ini nantinya akan memberikan dukungan bahan pokok dan transportasi gratis kepada mereka yang kurang mampu.
“Kalian adalah pemilik masa depan. Kalian harus lebih pintar dari saya agar bisa sukses. Anak-anak muda di Jakarta tidak boleh tangannya di bawah, harus di atas. Karena sebaik-sebaik manusia adalah yang tangannya di atas (pemberi bukan peminta),” ujarnya.
Mantan orang nomor satu di Jawa Barat ini juga mengatakan, anak sekolah di Jakarta harus bahagia, tidak boleh stres, dan tidak boleh ada lagi ada bully. Dia berharap, tak ada korban bully atau perundungan.
RK menekankan hal itu karena dia sendiri merasakan bagaimana sedihnya menjadi korban perundungan. Dulu saat duduk di bangku SMP, Ridwan pernah jadi korban perundungan.
"Nanti ada apps bernama Stoper, korban bully bisa lapor, saksi bully juga bisa lapor. Dalam waktu kurang dari 24 jam, tim anti bully akan langsung beraksi. Saya pernah jadi korban bully waktu SMP. Saya buktikan ke teman-teman yang pernah bully saya, bahwa saya bisa jadi orang sukses," tuturnya.
Lihat Juga :