DJKA Ajak Masyarakat Manfaatkan Kereta Api sebagai Moda Transportasi Utama
Kamis, 07 November 2024 - 11:22 WIB
loading...
DJKA Kementerian Perhubungan menggelar sosialisasi Budaya Baru, Transportasi Maju dan subtema Naik Kereta, Praktis, Nyaman, dan Ramah Lingkungan, di kawasan Sudirman, Jakarta, belum lama ini. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menggelar sosialisasi “Budaya Baru, Transportasi Maju” dan subtema “Naik Kereta, Praktis, Nyaman, dan Ramah Lingkungan,” di kawasan Sudirman, Jakarta, belum lama ini.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kemajuan perkeretaapian Indonesia sekaligus mendorong mereka memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi massal yang praktis. Apalagi KA sekarang sudah terintegrasi dengan moda lainnya juga aman dan nyaman serta ramah lingkungan.
Baca juga: Agar Tepat Sasaran, DJKA Ungkap Kabar Terbaru Subsidi KRL Berbasis NIK
Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Mohamad Risal Wasal menuturkan selain mengajak masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api, DJKA juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan peran serta tugas fungsinya dalam mewujudkan kemajuan yang signifikan pada perkembangan perkeretaapian di Indonesia.
Dalam 10 tahun terakhir, DJKA telah menambah dan memperbarui jalur kereta api sekaligus mengembangkan fasilitas di stasiun untuk menjamin kenyamanan pengguna kereta termasuk di wilayah Jabodetabek.
Ini didukung kereta perkotaan seperti KRL Jabodetabek, LRT Jabodebek, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta yang saat ini juga tengah dalam proses pembangunan Fase 2 dengan pekerjaan Fase 2A dari Thamrin hingga Kota serta Fase 2B menuju Ancol.
Risal menekankan pentingnya mengubah budaya mobilitas masyarakat dari transportasi pribadi ke transportasi publik karena semakin banyaknya masyarakat yang beralih ke kereta api tidak hanya mengurangi kemacetan, tapi juga mengurangi emisi karbon secara signifikan. “Inilah budaya baru yang ingin kami bangun bersama masyarakat,” ucapnya.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kemajuan perkeretaapian Indonesia sekaligus mendorong mereka memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi massal yang praktis. Apalagi KA sekarang sudah terintegrasi dengan moda lainnya juga aman dan nyaman serta ramah lingkungan.
Baca juga: Agar Tepat Sasaran, DJKA Ungkap Kabar Terbaru Subsidi KRL Berbasis NIK
Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Mohamad Risal Wasal menuturkan selain mengajak masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api, DJKA juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan peran serta tugas fungsinya dalam mewujudkan kemajuan yang signifikan pada perkembangan perkeretaapian di Indonesia.
Dalam 10 tahun terakhir, DJKA telah menambah dan memperbarui jalur kereta api sekaligus mengembangkan fasilitas di stasiun untuk menjamin kenyamanan pengguna kereta termasuk di wilayah Jabodetabek.
Ini didukung kereta perkotaan seperti KRL Jabodetabek, LRT Jabodebek, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta yang saat ini juga tengah dalam proses pembangunan Fase 2 dengan pekerjaan Fase 2A dari Thamrin hingga Kota serta Fase 2B menuju Ancol.
Risal menekankan pentingnya mengubah budaya mobilitas masyarakat dari transportasi pribadi ke transportasi publik karena semakin banyaknya masyarakat yang beralih ke kereta api tidak hanya mengurangi kemacetan, tapi juga mengurangi emisi karbon secara signifikan. “Inilah budaya baru yang ingin kami bangun bersama masyarakat,” ucapnya.
Lihat Juga :