Aliansi Pemuda Cianjur Minta Kasus Warga Meninggal Usai Pengobatan Gratis Diusut
Rabu, 06 November 2024 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
Meninggalnya Yohani (42) warga Desa Sukamulya, Kecamatan Naringgul tersebut menimbulkan banyak pertanyaan dan berbagai dugaan. Pasalnya, secara kronologis Yohani meninggal setelah mengonsumsi obat yang diberikan dari pengobatan gratis yang digelar oleh salah satu paslon Pilkada.
Dengan kejadian tersebut, wajar jika kemudian banyak pihak menduga dan dan mengaitkan tewasnya Yohani dengan kegiatan pengobatan gratis meski hal itu masih sebatas dugaan dan belum terbukti.
"Sekali lagi kami atas nama Aliansi Pemuda Cianjur mendoakan almarhum Ibu Yohani diterima disisi Allah SWT, dan pihak keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketenangan," katanya.
Untuk diketahui, warga Kampung Singkup, Desa Sukamulya, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, Yohani (42), meninggal dunia pada 27 Oktober 2024 setelah mengonsumsi obat. Obat itu didapat dari pengobatan gratis yang diadakan oleh salah satu tim sukses pasangan calon bupati dan wakil bupati Cianjur.
Kepala UPTD Puskesmas Naringgul, Arif Sopian mengatakan, sehari sebelum meninggal, Rohani yang merasa sakit kepala berangkat ke pengobatan gratis salah satu paslon kepala daerah Cianjur. Setelah diperiksa, ia diberikan obat.
Dengan kejadian tersebut, wajar jika kemudian banyak pihak menduga dan dan mengaitkan tewasnya Yohani dengan kegiatan pengobatan gratis meski hal itu masih sebatas dugaan dan belum terbukti.
"Sekali lagi kami atas nama Aliansi Pemuda Cianjur mendoakan almarhum Ibu Yohani diterima disisi Allah SWT, dan pihak keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketenangan," katanya.
Untuk diketahui, warga Kampung Singkup, Desa Sukamulya, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, Yohani (42), meninggal dunia pada 27 Oktober 2024 setelah mengonsumsi obat. Obat itu didapat dari pengobatan gratis yang diadakan oleh salah satu tim sukses pasangan calon bupati dan wakil bupati Cianjur.
Kepala UPTD Puskesmas Naringgul, Arif Sopian mengatakan, sehari sebelum meninggal, Rohani yang merasa sakit kepala berangkat ke pengobatan gratis salah satu paslon kepala daerah Cianjur. Setelah diperiksa, ia diberikan obat.
Lihat Juga :