Analisis Pengamat Setelah Debat Kedua Pilkada Jakarta

Senin, 28 Oktober 2024 - 02:08 WIB
loading...
A A A
Menurut Agung, yang dilihat di pilkada ini adalah rekam jejak, bukan yang lain. "Mungkin debat ketiga, Mas Pram dan Bang Rano perlu menguliti lagi RK secara lebih jauh, supaya apa, mana yang lebih baik dari keduanya. Termasuk Pak Dharma Pongrekun kalau menyiapkan serangan harus tuntas, jangan antiklimaks," kata Agung.

Baca Juga: Cagub Pramono Janji Berikan Modal dan Perbaikan Infrastruktur Pasar Tradisional

Agung menambahkan, di Pilkada Jakarta, pasangan calon (paslon) harus lebih berani untuk menguliti paslon lainnya. "Karena pemilih rasionalnya hampir 60 persen. Jadi kalau nanggung, kalau enggak jelas, pasti akan jadi bumerang. Kalau melihat Jakarta beda dengan Indonesia. Kalau Indonesia kan ada Jawa yang lebih besar di sana yang masih melihat semacam ewuh pakewuh, enggak enak. Jakarta sangat rasional. Lo benar, benar. Lo salah, salah. Lo enggak benar, out. Jadi blakblakan aja semuanya," ujarnya.

Menyikapi pernyataan Agung, Sarnowo Adhi Nugroho dari Tim Sukses Pramono Anung-Rano Karno mengatakan, setiap setelah debat, pihaknya akan melakukan evaluasi poin-poin mana yang sekiranya menjadi titik lemah saat ini. "Mungkin nanti akan kami bahas secara internal," ujar Sarnowo.

Baca Juga: Kun Wardana Bakal Sesuaikan UMP Jakarta dengan Survei Kebutuhan Hidup Layak
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pigai dan Uceng Saling...
Pigai dan Uceng Saling Serang, Akankah Tantangan Debat Panas Terealisasi?
Terkuak! Lucas CMNP...
Terkuak! Lucas CMNP Enggak Berani Terima Tantangan Debat Terbuka Hotman Paris
Kuliah di Mana Salsa...
Kuliah di Mana Salsa Erwina yang Berani Tantang Debat Ahmad Sahroni?
Rekomendasi
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved