Elektabilitas Pramono-Doel Tembus Tertinggi di Jakarta
Kamis, 24 Oktober 2024 - 22:32 WIB
loading...
Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno atau Bang Doel tertinggi dalam survei LSI. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Elektabilitas Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno atau Bang Doel menembus tertinggi. Paslon nomor urut 3 itu menyalip elektabilitas paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil dan Suswono (RIDO).
Hal tersebut berdasarkan temuan survei Lembaga Survei Indonesia (LSI). Temuan LSI menunjukkan, tren elektabilitas Pramono-Doel menanjak di angka 41,6% meninggalkan RIDO dan paslon nomor urut 2 Dharman Pongrekun-Kun Wardana.
LSI merekam elektabilitas RIDO di angka 37,4%. Sedangkan elektabilitas Dharman-Kun mengalami kenaikan tipis menjadi 6,6%.
Dalam survei terdahulu, elektabilitas RIDO masih mengungguli dua paslon lainnya. Temuan survei Charta Politika pada September lalu, elektabilitas RIDO masih bertengger di angka 48,3%. Sementara elektabilitas Pramono-Doel dan Dharma-Kun di bulan yang sama masing-masing berada di angka 36,5% dan 6,6%.
"Untuk sementara pada Oktober ini Pram-Rano (Parmono-Doel) sudah unggul, meskipun keunggulannya tidak signifikan. Karena selisihnya kan cuman sekitar 4%. Sementara margin of error dari survei ini 3,9%. Jadi secara statistik kita tidak tahu siapa yang unggul," kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan dalam rilis hasil survei yang disiarkan secara langsung melalui saluran YouTube LSI, Rabu (23/10/2024).
Kendati demikian, masih ada sebanyak 14,4% responden yang belum menentukan pilihannya. Meskipun demikian, sebagian besar responden mengaku kecil kemungkinan mereka mengubah pilihan calon kepala daerah kali ini.
LSI merekam angkanya berada di 71,1%. Sementara sisanya, 27,7% berkemungkinan besar mengubah pilihan mereka dan 1,1 persen memilih tidak menjawab.
Baca juga: Survei Poltracking: Elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono 51,6%, Pilkada Jakarta Satu Putaran
Survei ini melibatkan 1.200 responden yang merupakan warga dari seluruh wilayah Jakarta. Survei dilakukan melalui wawancara dengan tatap muka pada 10-17 Oktober 2024.
Survei LSI menggunakan metode multistage dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%, dengan asumsi simple random sampling.
Hal tersebut berdasarkan temuan survei Lembaga Survei Indonesia (LSI). Temuan LSI menunjukkan, tren elektabilitas Pramono-Doel menanjak di angka 41,6% meninggalkan RIDO dan paslon nomor urut 2 Dharman Pongrekun-Kun Wardana.
LSI merekam elektabilitas RIDO di angka 37,4%. Sedangkan elektabilitas Dharman-Kun mengalami kenaikan tipis menjadi 6,6%.
Dalam survei terdahulu, elektabilitas RIDO masih mengungguli dua paslon lainnya. Temuan survei Charta Politika pada September lalu, elektabilitas RIDO masih bertengger di angka 48,3%. Sementara elektabilitas Pramono-Doel dan Dharma-Kun di bulan yang sama masing-masing berada di angka 36,5% dan 6,6%.
"Untuk sementara pada Oktober ini Pram-Rano (Parmono-Doel) sudah unggul, meskipun keunggulannya tidak signifikan. Karena selisihnya kan cuman sekitar 4%. Sementara margin of error dari survei ini 3,9%. Jadi secara statistik kita tidak tahu siapa yang unggul," kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan dalam rilis hasil survei yang disiarkan secara langsung melalui saluran YouTube LSI, Rabu (23/10/2024).
Kendati demikian, masih ada sebanyak 14,4% responden yang belum menentukan pilihannya. Meskipun demikian, sebagian besar responden mengaku kecil kemungkinan mereka mengubah pilihan calon kepala daerah kali ini.
LSI merekam angkanya berada di 71,1%. Sementara sisanya, 27,7% berkemungkinan besar mengubah pilihan mereka dan 1,1 persen memilih tidak menjawab.
Baca juga: Survei Poltracking: Elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono 51,6%, Pilkada Jakarta Satu Putaran
Survei ini melibatkan 1.200 responden yang merupakan warga dari seluruh wilayah Jakarta. Survei dilakukan melalui wawancara dengan tatap muka pada 10-17 Oktober 2024.
Survei LSI menggunakan metode multistage dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%, dengan asumsi simple random sampling.
(abd)
Lihat Juga :