Kementan Dorong Petani Muda di Daerah Manfaatkan Program KUR

Rabu, 23 Oktober 2024 - 21:44 WIB
loading...
Kementan Dorong Petani...
Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong regenerasi pertanian khususnya di kalangan petani muda adalah langkah penting untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian di masa depan. Foto/Istimewa
A A A
BANDUNG - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong regenerasi pertanian khususnya di kalangan petani muda adalah langkah penting untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian di masa depan. Hal ini merupakan upaya Kementan agar kalangan generasi muda berkecimpung pada bidangpertaniansebagai sumber penghidupan dan kegiatan bisnis.

Upaya tersebut sejalan instruksi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang senantiasa mendorong para petani, khususnya petani muda di Indonesia untuk memanfaatkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai sumber pendanaan bagi usaha pertanian mereka. Bahkan, Mentan Amran mendorong para petani muda untuk memanfaatkan KUR sebagai sumber pendanaan bagi usaha pertanian mereka.

Baca juga: Kisah Inspiratif Desa Umong Seuribee, dari Petani Subsisten Menjadi Eksportir Minyak Nilam

"Pencapaian KUR oleh petani muda akan memberi dukungan penting dalam perkembangan pertanian yang modern dan mandiri," ujarnya, Rabu (23/10/2024).

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengatakan penguatan kemitraan antara lembaga keuangan dan petani menjadi prioritas penting untuk memastikan bahwa kebutuhan permodalan dalam kegiatan pertanian dapat terpenuhi dengan baik.

Akses pembiayaan yang mudah, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan petani harus menjadi fokus utama. Lembaga keuangan perlu didorong untuk memperluas jangkauan layanan mereka hingga ke daerah pedesaan dengan produk pembiayaan yang disesuaikan untuk berbagai skala usaha tani.

"Program-program seperti KUR harus lebih dioptimalkan untuk memberikan solusi pembiayaan yang terjangkau bagi petani kecil dan menengah,” paparnya.

Pada acara Mentan Sapa Petani Penyuluh (MSPP) volume 34, Jumat (18/10/1014), Direktur Pembiayaan PSP Tedy Dirhamsyah selaku narasumber mengatakan bahwa Program KUR adalah kredit/pembiayaan modal kerja. Atau investasi kepada debitur individu/perseorangan baik badan usaha atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup.

Pendanaan untuk penyaluran KUR oleh penyalur KUR bersumber dari dana lembaga keuangan penyalur KUR. Pengajuan KUR di antaranya calon penerima mengajukan permohonan ke Lembaga Penyalur, dengan membawa dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Di antaranya KTP, KK, SKU, NPWP, lembaga penyalur identifikasi dan verifikasi syarat penerima.

"Selain itu harus ada analisa kredit oleh lembaga penyalur, penandatangan akad Kredit antara debitur dan lembaga penyalur,” jelas Tedy.

Tedy mengungkapkan bahwa KUR untuk sektor pertanian diutamakan untuk mendukung pencapaian target utama program Kementan, dari aspek pemenuhan permodalan guna mendorong pengembangan usahanya. Program KUR juga memiliki potensi besar dalam menjawab tantangan yang dihadapi dalam pembangunan pertanian nasional.

Baca juga: Dukung Pertanian Modern di Kapuas, Kementan Dampingi Petani Milenial

Usaha sektor pertanian sering disebut usaha agribisnis yang terdiri atas hulu dan hilir. Hulu yaitu sarana produksi dan input pertanian sedangkan hilir yaitu pascapanen, pengolahan, dan pemasaran hasil pertanian.

"Sedangkan produksi yaitu produksi dan budidaya pertanian. Terakhir adalah penunjang yaitu penyediaan jasa penunjang berupa teknologi dan alat-alat mesin pertanian," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Kementan Tetapkan Harga...
Kementan Tetapkan Harga Acuan Telur Ayam Ras Rp24.000/Kg
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Rekomendasi
Malam Ini, MNCTV Siap...
Malam Ini, MNCTV Siap Menggoyang Warga Klaten dan Sekitarnya di Road To Kilau Raya
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Berita Terkini
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved