Hardiknas Saat PSBB, Pemprov Jatim Luncurkan Game Edukasi - Charity Covid-19
Sabtu, 02 Mei 2020 - 14:06 WIB
loading...
Game Edukasi - Charity Covid-19 yang diluncurkan Pemprov Jatim bersamaan peringatan Hardiknas.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) meluncurkan game edukasi berjudul "Dawn of Civilization: Solve Corona" bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2/5/2020).
Dengan game ini diharapkan siswa sekolah dapat memahami seluk beluk Covid-19, namun dengan cara yang lebih menyenangkan.
Game tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemprov Jatim bersama para relawan pelajar Indonesia di luar negeri yang tergabung dalam Nusantara Innovation Forum yang berpusat di Inggris dan Solve Education yang berpusat di Singapura.
Berbeda dari game kebanyakan, game ini mengajak para pemainnya untuk belajar tentang Covid-19 secara interaktif, menangkal hoaks, dan gotong royong membantu masyarakat dan tenaga medis dari rumah.
Tidak cuma itu, perolehan skor pemain nantinya akan dikonversi menjadi sembako atau alat pelindung diri (APD), yang selanjutnya disumbangkan menjadi shodaqoh kepada keluarga dan tenaga medis yang membutuhkan. Jadi, semakin besar skor yang diperoleh, semakin banyak sumbangan yang akan didistribusikan.
"Sumbangan tersebut juga merupakan hasil gotong royong dari berbagai organisasi masyarakat dan donatur yang tergabung dalam program ini," ungkap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (2/5/2020).
Khofifah mengatakan, game tersebut dirancang untuk siswa sekolah, namun juga dapat dimainkan oleh orang dewasa. Khofifah berharap kemunculan game ini mampu mengurangi rasa bosan siswa sekolah selama masa belajar di rumah.
Dengan game ini diharapkan siswa sekolah dapat memahami seluk beluk Covid-19, namun dengan cara yang lebih menyenangkan.
Game tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemprov Jatim bersama para relawan pelajar Indonesia di luar negeri yang tergabung dalam Nusantara Innovation Forum yang berpusat di Inggris dan Solve Education yang berpusat di Singapura.
Berbeda dari game kebanyakan, game ini mengajak para pemainnya untuk belajar tentang Covid-19 secara interaktif, menangkal hoaks, dan gotong royong membantu masyarakat dan tenaga medis dari rumah.
Tidak cuma itu, perolehan skor pemain nantinya akan dikonversi menjadi sembako atau alat pelindung diri (APD), yang selanjutnya disumbangkan menjadi shodaqoh kepada keluarga dan tenaga medis yang membutuhkan. Jadi, semakin besar skor yang diperoleh, semakin banyak sumbangan yang akan didistribusikan.
"Sumbangan tersebut juga merupakan hasil gotong royong dari berbagai organisasi masyarakat dan donatur yang tergabung dalam program ini," ungkap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (2/5/2020).
Khofifah mengatakan, game tersebut dirancang untuk siswa sekolah, namun juga dapat dimainkan oleh orang dewasa. Khofifah berharap kemunculan game ini mampu mengurangi rasa bosan siswa sekolah selama masa belajar di rumah.
Lihat Juga :