Iseng Buang Puntung Rokok Sembarang, 8 Rumah Ludes Terbakar
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 00:53 WIB
loading...
Kebakaran hebat melanda rumah di Dusun III RT 9 RW 4 Desa Nifutasi, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT. Foto/iNews TV/Sefnat Besie
A
A
A
KEFAMENANU - Delapan rumah milik warga di Dusun III, RT 9 RW 4, Desa Nifutasi, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT , ludes terbakar, sumber api berasal dari kebakaran hutan tak jauh dari rumah penduduk.
(Baca juga: 5 Prampok Nasabah Bank Lintas Provinsi Ditembak Polisi, 1 Tewas )
Kepala BPBD Kabupaten TTU , Yosefina Lake saat dikonfirmasi menceritakan, sumber kebakaran dari arah hutan Boenkau, yang dipicu oleh tiupan angin kencang. Yosefina menduga kebakaran diduga dilakukan oleh orang yang iseng membuang puntung rokok di hutan, sehingga kobaran apinya merambat hingga pemukiman.
"Mungkin ada orang yang iseng buang puntung rokok di hutan, kemudian terbakar hutan dan merambat hinggga pemukiman warga," tandas Yosefina. (Baca juga: Musda Partai Golkar Labuhanbatu Ricuh, Ada Aksi Banting Kursi )
Dikatakannya, akibatnya delapan unit rumah ludes , delapan rumah itu adalah milik Lamber Berek, Maria Beli, Marsel Abatan, Anton Kefi, Agustinus Tabesi, Dominikus Mau, Paulus Subani dan Paulus Tnesi. Selain itu ikut terbakar juga satu lumbung padi dan lumbung jagung serta kios.
(Baca juga: 5 Prampok Nasabah Bank Lintas Provinsi Ditembak Polisi, 1 Tewas )
Kepala BPBD Kabupaten TTU , Yosefina Lake saat dikonfirmasi menceritakan, sumber kebakaran dari arah hutan Boenkau, yang dipicu oleh tiupan angin kencang. Yosefina menduga kebakaran diduga dilakukan oleh orang yang iseng membuang puntung rokok di hutan, sehingga kobaran apinya merambat hingga pemukiman.
"Mungkin ada orang yang iseng buang puntung rokok di hutan, kemudian terbakar hutan dan merambat hinggga pemukiman warga," tandas Yosefina. (Baca juga: Musda Partai Golkar Labuhanbatu Ricuh, Ada Aksi Banting Kursi )
Dikatakannya, akibatnya delapan unit rumah ludes , delapan rumah itu adalah milik Lamber Berek, Maria Beli, Marsel Abatan, Anton Kefi, Agustinus Tabesi, Dominikus Mau, Paulus Subani dan Paulus Tnesi. Selain itu ikut terbakar juga satu lumbung padi dan lumbung jagung serta kios.
Lihat Juga :