Debat Perdana, Airin Tawarkan Program Kartini Banten dan Beasiswa Perempuan
Kamis, 17 Oktober 2024 - 13:24 WIB
loading...
Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi mengikuti debat perdana Pilgub Banten di Jakarta, Rabu (16/10/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Calon gubernur Banten Airin Rachmi Diany menawarkan program Kartini Banten sebagai solusi untuk memberikan perlindungan anak dan perempuan serta jaminan pendidikan . Hal itu disampaikan Airin saat menjawab persoalan sub tema persoalan gender pada debat kandidat cagub dan cawagub Banten di Jakarta, Rabu (16/10/2024).
"Kami punya program Kartini Banten, dimana ada perlindungan keluarga, perempuan dan anak. Bukan hanya urusan pendidikan saja," kata Airin. Baca juga: Airin Kenalkan Kartini Banten, Program untuk Perempuan dan Anak
Dalam sub tema ini, pertanyaan panelis yang disampaikan moderator menyoroti soal masih tingginya angka putus sekolah pada anak perempuan di Banten. Data menunjukkan, rata-rata sekolah di Banten saat ini masih 9,1 tahun.
Perinciannya, rata-rata lama sekolah untuk perempuan hanya 8,85 tahun. Sedangkan rata-rata lama sekolah untu laki-laki 9,49 tahun. Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan untuk masa depan. Terlebih di tengah wacana visi menuju Indonesia Emas 2045.
Melihat masalah itu, Airin memaparkan keterkaitan program Kartini Banten dengan soal pendidikan. Ia menawarkan beasiswa sebagai solusi memberi kesempatan kepada anak-anak perempuan yang kurang secara ekonomi mendapatkan kesempatan pendidikan.
"Kami punya program Kartini Banten, dimana ada perlindungan keluarga, perempuan dan anak. Bukan hanya urusan pendidikan saja," kata Airin. Baca juga: Airin Kenalkan Kartini Banten, Program untuk Perempuan dan Anak
Dalam sub tema ini, pertanyaan panelis yang disampaikan moderator menyoroti soal masih tingginya angka putus sekolah pada anak perempuan di Banten. Data menunjukkan, rata-rata sekolah di Banten saat ini masih 9,1 tahun.
Perinciannya, rata-rata lama sekolah untuk perempuan hanya 8,85 tahun. Sedangkan rata-rata lama sekolah untu laki-laki 9,49 tahun. Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan untuk masa depan. Terlebih di tengah wacana visi menuju Indonesia Emas 2045.
Melihat masalah itu, Airin memaparkan keterkaitan program Kartini Banten dengan soal pendidikan. Ia menawarkan beasiswa sebagai solusi memberi kesempatan kepada anak-anak perempuan yang kurang secara ekonomi mendapatkan kesempatan pendidikan.
Lihat Juga :