Ratusan Petani Ramai-ramai Protes Danramil Pagari Lahan Garapan di Bogor
Senin, 14 Oktober 2024 - 22:34 WIB
loading...
Aksi protes pemagaran lahan garapan warga oleh Danramil digelar ratusan penggarap lahan di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Cijeruk, Kabupaten Bogor. Foto: iNews/Furqon Munawar
A
A
A
BOGOR - Aksi protes pemagaran lahan garapan warga oleh Danramil setempat digelar ratusan penggarap lahan di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Dalam aksinya para petani melakukan pembongkaran pagar pembatas untuk ditanami kembali atau bercocok tanam guna menafkahi keluarga mereka.
Menurut pengakuan koordinator aksi yang juga Relawan Prabowo-Gibran, Yusuf, aksi pembongkaran yang dilakukan para petani penggarap tergabung dalam sejumlah kelompok tani sebagai bentuk protes karena lahan yang mereka garap secara sepihak dipagari Danramil setempat mengatasnamakan Panglima TNI.
Menurut dia, pembongkaran pagar yang dilakukan para petani penggarap guna memberi kesempatan para petani penggarap kembali bisa bercocok tanam demi kelangsungan hidup mereka. Terlebih tanah tersebut sudah mereka garap lama secara turun temurun.
"Hari ini kami melakukan pembongkaran pagar di atas lahan yang secara sepihak dilakukan oleh Danramil untuk kami tanami benih kacang koro. Kami siap menanggung segala konsekuensinya," kata Yusuf di sela aksi, Senin (14/10/2024).
Sebelum melakukan aksi pembongkaran, Yusuf menyerahkan benih kacang koro pada perwakilan kelompok tani yang tergabung dalam Koprabuh. Benih kacang koro akan ditanam di lahan yang sebelumnya dipagari oleh pihak Danramil.
Usai aksi bongkar paksa pagar, para petani ramai-ramai melakukan penanaman bibit kacang koro yang mereka terima.
Salah seorang koordinator kelompok tani, Dirno menuturkan para petani semenjak lahan dipagari pihak Danramil nyaris tak bisa menyambung hidup dengan bercocok tanam yang menjadi tumpuan hidup mereka dan keluarga
Menurut pengakuan koordinator aksi yang juga Relawan Prabowo-Gibran, Yusuf, aksi pembongkaran yang dilakukan para petani penggarap tergabung dalam sejumlah kelompok tani sebagai bentuk protes karena lahan yang mereka garap secara sepihak dipagari Danramil setempat mengatasnamakan Panglima TNI.
Menurut dia, pembongkaran pagar yang dilakukan para petani penggarap guna memberi kesempatan para petani penggarap kembali bisa bercocok tanam demi kelangsungan hidup mereka. Terlebih tanah tersebut sudah mereka garap lama secara turun temurun.
"Hari ini kami melakukan pembongkaran pagar di atas lahan yang secara sepihak dilakukan oleh Danramil untuk kami tanami benih kacang koro. Kami siap menanggung segala konsekuensinya," kata Yusuf di sela aksi, Senin (14/10/2024).
Sebelum melakukan aksi pembongkaran, Yusuf menyerahkan benih kacang koro pada perwakilan kelompok tani yang tergabung dalam Koprabuh. Benih kacang koro akan ditanam di lahan yang sebelumnya dipagari oleh pihak Danramil.
Usai aksi bongkar paksa pagar, para petani ramai-ramai melakukan penanaman bibit kacang koro yang mereka terima.
Salah seorang koordinator kelompok tani, Dirno menuturkan para petani semenjak lahan dipagari pihak Danramil nyaris tak bisa menyambung hidup dengan bercocok tanam yang menjadi tumpuan hidup mereka dan keluarga
Lihat Juga :