Kolaborasi DKI-ACT, Program Antar Pangan Gratis Jakarta Careline Resmi Meluncur
Sabtu, 02 Mei 2020 - 12:55 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan program Jakarta Careline di kantor ACT, Menara 165, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2020). Foto: SINDOnews/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam membuat program Jakarta Careline, program layanan antar pangan gratis untuk warga Jakarta. Program itu resmi diluncurkan di kantor ACT, Menara 165, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Hari Sabtu (2/5/2020) ini program Jakarta Careline secara resmi dinyatakan diluncurkan. Program ini merupakan satu terobosan penting dan semoga jadi inspirasi di tempat lainnya juga," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di lokasi.
Menurutnya, pandemi Covid-19 tengah dirasakan oleh semua umat manusia di dunia, termasuk di Jakarta. Akibatnya, terjadi penghentian kegiatan, baik ekonomi, sosial, maupun keagamaan. Semua kegiatan yang bersifat interaksi di luar rumah pun berhenti sehingga terjadi kekosongan, khususnya dari sisi perekonomian.
"Saat ini Jakarta sedang menghadapi masalah amat besar karena kegiatan ekonomi turun, sebagain yang merasakan Jakarta sebagai eskalator punya tabungan, sebagian tak punya. Bagi mereka yang punya tabungan dia ambil tabungan buat survive, bagi yang tak punya ditemukan masalah yang amat besar," tuturnya.
Pemprov DKI, kata Anies, tentunya menjalankan tugas dan fungsi sehingga selalu melakukan pemberian bantuan secara berkala pada masyarakat. Hanya saja selalu saja ada yang tetap membutuhkan. Maka itu, saat ACT mempresentasikan program Jakarta Careline, Pemprov DKI memberikan dukungan agar program itu berjalan dengan baik.
"Hari Sabtu (2/5/2020) ini program Jakarta Careline secara resmi dinyatakan diluncurkan. Program ini merupakan satu terobosan penting dan semoga jadi inspirasi di tempat lainnya juga," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di lokasi.
Menurutnya, pandemi Covid-19 tengah dirasakan oleh semua umat manusia di dunia, termasuk di Jakarta. Akibatnya, terjadi penghentian kegiatan, baik ekonomi, sosial, maupun keagamaan. Semua kegiatan yang bersifat interaksi di luar rumah pun berhenti sehingga terjadi kekosongan, khususnya dari sisi perekonomian.
"Saat ini Jakarta sedang menghadapi masalah amat besar karena kegiatan ekonomi turun, sebagain yang merasakan Jakarta sebagai eskalator punya tabungan, sebagian tak punya. Bagi mereka yang punya tabungan dia ambil tabungan buat survive, bagi yang tak punya ditemukan masalah yang amat besar," tuturnya.
Pemprov DKI, kata Anies, tentunya menjalankan tugas dan fungsi sehingga selalu melakukan pemberian bantuan secara berkala pada masyarakat. Hanya saja selalu saja ada yang tetap membutuhkan. Maka itu, saat ACT mempresentasikan program Jakarta Careline, Pemprov DKI memberikan dukungan agar program itu berjalan dengan baik.
Lihat Juga :