Latihan Pemanfaatkan AI, Pelaku UMKM Lombok Optimistis Raup Cuan

Jum'at, 04 Oktober 2024 - 11:26 WIB
loading...
Latihan Pemanfaatkan...
Vice President Business & Product NeutraDC Irene Johana Rosidi memberikan materi pelatihan Pemanfaatan Teknologi AI untuk UMKM Menuju Go Global di Mandalika, Lombok Tengah, Selasa (1/10/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
LOMBOK TENGAH - Pelaku UMKM di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) kini kian akrab menggunakan teknologi kecerdasan buatan ( artificial intelligence /AI) untuk memasarkan produknya. Mereka pun makin optimistis usahanya bakal mendulang keuntungan.

Ada puluhan pelaku UMKM di Lombok yang baru saja mendapatkan pelatihan Pemanfaatan Teknologi AI untuk UMKM Menuju Go Global yang difasilitasi NeutraDC. "Dengan AI, serasa mendapat suntikan semangat baru," kata Sri Sofiati, pengusaha minuman teh pala dan susu kuda liar usai pelatihan, Selasa (1/10/2024).

Dalam pelatihan di Bale 360 di tengah Sirkuit Mandalika itu, Sofiati dan para pelaku UMKM lainnya serius menyimak materi strategi pemasaran menggunakan AI. Misalnya cara menulis caption untuk mempromosikan produk mereka. Baca juga: Pameran Cerita Nusantara 2024 Perluas Akses UMKM ke Dunia Internasional

Sofiati mengaku meraup untung cukup menggiurkan dari hasil penjualan teh pala dan susu kuda liar saat berlangsung even MotoGP Mandalika pekan lalu. "Tembuslah angka dua digit," ujarnya.

Ia mengaku sudah sekitar beberapa tahun menekuni usahanya, tepatnya ketika terjadi pandemi Covid-19. Ketika itu banyak yang memesan teh pala untuk meringankan flu yang dikhawatirkan sebagai gejala Covid-19.

Sedangkan susu kuda liar dipercaya bisa meningkatkan gairah dan kejantanan bagi pria. Bahkan, Sofiati juga membuat biskuit dari susu kuda liar. "Teh pala dan susu kuda liar sudah masuk di toko oleh-oleh dan jual di marketplace," imbuhnya.

Perempuan paruh baya ini begitu memperhatikan materi pelatihan bertema Teknologi AI untuk Mendorong Pertumbuhan UMKM Digital. Usai pelatihan, ia praktik penulisan caption promosi teh pala dan susu kuda liar lewat ponselnya.

"Sepulang dari sini, saya akan latihan sendiri lagi. Banyak sekali cara promosi yang ternyata bisa dipakai dan sebelumnya tidak pernah terpikirkan," ungkapnya.

Digital marketing trainer Niko Ariansyah mengatakan, AI adalah kemampuan meniru pemikiran manusia dalam program komputer yang mampu membuat ide, mengambil keputusan, dan dampak dari keputusan seperti layaknya manusia.

Dalam mencari ide, AI bisa membantu gagasan mengiklan di sosial media atau memposting konten di Instagram. "AI punya basis data yang luas untuk memahami kita dalam mempersiapkan gagasan," katanya usai memberikan materi pelatihan.

Niko melanjutkan, AI punya banyak pilihan aplikasi untuk dipakai mulai dari yang gratis sampai berbayar. Tentunya tergantung database yang sedikit dan besar.

Aplikasi yang dipilih tentu punya kelebihan dan kekurangan. "Kelemahan misalnya tidak bisa gambar. Ada yang bisa gambar tapi berbayar. Bahkan membuat caption Tiktok, Instagram dan lainnya. Dengan bantuan AI kita dapat inspirasi," ungkap mantan karyawan bank ini.

Vice President Business & Product NeutraDC Irene Johana Rosidi dalam pemaparannya di pelatihan mengatakan, AI sangat membantu agar strategi pemasaran bisa lebih murah dan cepat. Baca juga: Strategi Branding UMKM di 2024, Bisa Dongkrak Omzet hingga 800%

AI juga akan membantu cara mengembagkan produk dan menganalisa pelanggan sehingga produk yang dijual tepat sasaran. "Dengan begitu, strategi pemasaran akan jauh lebih murah dan cepat," ujarnya.

AI juga bisa menganalisa sesuatu yang kompleks. "Dari kompleksitas itu, kita akan mendapat rekomendasi dan mempercepat apa yang kita butuhkan," tandansnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Rekomendasi
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Berita Terkini
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Infografis
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved