Pentingnya Penerapan TJSL Berbasis Sosial dan Lingkungan, Ini Penjelasannya

Rabu, 02 Oktober 2024 - 13:11 WIB
loading...
Pentingnya Penerapan...
Direktur Utama BRI Life, Aris Hartanto. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Penerapan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dinilai penting demi mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Hal ini pun sudah dilakukan oleh BRI Life yang kembali meraih penghargaan.

Penghargaan tersebut berupa Best Corporate Social and Environmental Responsibility Awards 2024 for Supporting Social Welfare and Educational Facilities, Category Insurance and Pension Funds Services.

"Sesuai dengan visi dan misi perusahaan, BRI Life berkomitmen untuk dapat memberikan kontribusi positif pada tiga pilar yakni bidang pendidikan, kesehatan dan kelestarian lingkungan," kata Direktur Utama BRI Life, Aris Hartanto dalam keterangannya, Rabu (2/10/2024).

Penilaian ini dilakukan berdasarkan Metode Desk Research, merupakan deskriptif kuan-titatif dan kualitatif, dengan menganalisis berbagai laporan tahunan dan publikasi perusahaan yang muncul di berbagai media.

Serta metode media monitoring (Boolean Technique), yakni metode penelitian kualitatif untuk melihat berbagai sentimen positif yang muncul di media arus utama (mainstream) ataupun media sosial terhadap program tanggung jawab sosial lingkungan dari perusahaan untuk penilaian periode tahun 2022 hingga Agustus 2024.

Terkait penghargaan ini Aris mengatakan, sepanjang tahun 2023 dan 2024 BRI Life telah menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka tanggung jawab sosial perusahaan.

"Di antaranya; pemberdayaan UMKM, dimana kegiatan ini disertai dengan pendampingan selama 1,5 s.d 3 bulan kepada para pelaku UMKM, edukasi literasi keuangan dan asuransi, penanaman pohon di 3 lokasi terpilih (Bandung, Gunung Kidul dan Malang)," tuturnya.

"Selain itu, juga melaksanakan kegiatan pemberian pohon/bibit tanaman kepada Nasabah yang berkunjung di 10 (sepuluh) titik kantor Layanan BRI Life di Seluruh Indonesia, pemberian sembako di 18 wilayah di Indonesia dalam program BRI Group berbagi Bahagia, peduli pemilahan sampah, peduli stunting, serta pelepasan kerang hijau sebagai upaya restorasi air laut, dan lainnya," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IBCSD Dorong Percepatan...
IBCSD Dorong Percepatan Investasi Iklim untuk Dekarbonisasi Industri melalui Forum Bisnis
Dari Penebang Kayu ke...
Dari Penebang Kayu ke Pemandu Ekowisata: Kisah Ritno Kurniawan, Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai
Kontribusi Keberlanjutan,...
Kontribusi Keberlanjutan, Lippo Karawaci Raih Top SDGs Award 2025
Rekomendasi
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Berita Terkini
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved