alexametrics

Situasi Keamanan di Kabupaten Nduga Kondusif

loading...
Situasi Keamanan di Kabupaten Nduga Kondusif
Kapolsek Kenyam AKP Adi Edwin mengatakan, saat ini situasi di Kota Kenyam dan Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, secara umum sudah aman dan kondusif. iNewsTV/Nathan Making
A+ A-
NDUGA - Kapolsek Kenyam AKP Adi Edwin mengatakan, saat ini situasi di Kota Kenyam dan Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, secara umum sudah aman dan kondusif. Aparat keamanan rutin melakukan patroli dan sosialisasi Kamtibmas kepada masyarakat untuk menjaga keamanan bersama.

“Sampai saat ini situasi di Kenyam dan Kabupaten Nduga aman dan kondusif. Tidak ada peristiwa yang menonjol,” ungkap Kapolsek Kenyam AKP Adi Edwin, Kamis ( 5/12/2019).

Dia menuturkan, selain melakukan patroli dan sosialisasi, aparat juga melakukan pendeketan persuasif terhadap warga sehingga sampai saat ini situasi kondusif. “Kita juga sudah bekerja sama dengan warga dan aparat kampung untuk menjaga keamanan bersama,” ungkap Kapolsek.



Kapolsek menjelaskan sampai saat ini tidak ada kejadian yang menonjol terkait gangguan keamanan di wilayah hukumnya. Kapolsek mengimbau kepada seluruh warganya agar jangan mudah percaya dengan informasi atau berita hoaks. “Jika masih ragu dengan informasi atau berita tersebut, maka segeralah datang ke kantor Polsek untuk bertanya,” katanya.

Kapolsek menambahkan, warga di Nduga sadar hukum dan jika ada permasalahan-permasalahan baik berhubungan dengan kampung atau permasalahan pribadi, akan datang ke kantor Polsek untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik.

Sementara Tokoh Pemuda Kampung Alguru Denis Nimie mengatakan, untuk situasi secara umum kondusif dan aman serta aktivitas warga juga berjalan seperti biasanya. Dia juga meminta kepada Pemerintah untuk membangun pos pengamanan TNI POLRI di Kampung Alguru. “Saat ini belum ada pos pengamanan, kami minta pemerintah bangun pos pengamanan untuk TNI dan Polri,” ungkapnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak