Asal Usul Lubang Buaya yang Jadi Tempat Pembuangan Jenazah Korban G30S PKI
Selasa, 01 Oktober 2024 - 07:32 WIB
loading...
A
A
A
Nama Lubang Buaya kemudian menjadi sangat terkenal setelah peristiwa G30S. Lubang Buaya digunakan sebagai simbol dari kekejaman yang dilakukan oleh PKI dalam narasi resmi pemerintah.
Sekarang, di lokasi ini berdiri Lapangan Peringatan Lubang Buaya dengan Monumen Pancasila dan terdapat museum sampai sumur kecil yang menjadi saksi bisu tempat ditemukannya korban G30S.
Bukan hanya itu, melainkan di kawasan ini juga ada rumah sebagai lokasi 7 Pahlawan Revolusi disiksa kemudian dibunuh. Terdapat juga mobil lama yang digunakan sebagai pengangkut para korban pemberontakan G30S.
Itulah asal usul Lubang Buaya yang menjadi tempat pembuangan jenazah 7 petinggi militer pada saat peristiwa G30S PKI.
Tujuh perwira ini adalah Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Mayor Jenderal Raden Soeprapto, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean.
Sekarang, di lokasi ini berdiri Lapangan Peringatan Lubang Buaya dengan Monumen Pancasila dan terdapat museum sampai sumur kecil yang menjadi saksi bisu tempat ditemukannya korban G30S.
Bukan hanya itu, melainkan di kawasan ini juga ada rumah sebagai lokasi 7 Pahlawan Revolusi disiksa kemudian dibunuh. Terdapat juga mobil lama yang digunakan sebagai pengangkut para korban pemberontakan G30S.
Itulah asal usul Lubang Buaya yang menjadi tempat pembuangan jenazah 7 petinggi militer pada saat peristiwa G30S PKI.
Tujuh perwira ini adalah Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Mayor Jenderal Raden Soeprapto, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean.
(abd)
Lihat Juga :