alexametrics

18 Petahana Tumbang saat Bertarung pada Pilkades di Pangandaran

loading...
18 Petahana Tumbang saat Bertarung pada Pilkades di Pangandaran
Sebanyak 18 Petahana yang mencalonkan diri pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupatehn Pangandaran Sabtu, (30/11/2019) lalu, kalah oleh para pesaingnya. SINDOnews/Syamsul
A+ A-
PANGANDARAN - Sebanyak 18 Petahana yang mencalonkan diri pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupatehn Pangandaran Sabtu, (30/11/2019) lalu, kalah oleh para pesaingnya.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran, ada 68 Desa di 10 Kecamatan yang menggelar Pilkades serentak di Kabupaten Pangandaran.

Dari 68 Desa yang menggelar Pilkades, 33 peserta di antaranya petahana, namun yang kembali terpilih hanya 15, sedangkan 53 Kepala Desa yang terpilih merupakan Kepala Desa baru.



Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dani Hamdani mengatakan, kandidat calon Kepala Desa yang menjadi peserta dari berbagai kalangan. "Kontestasi Pilkades yang telah digelar kemarin semula diikuti oleh 244 bakal calon," kata Dani.

Dari 244 peserta tersebut diverifikasi dan menghasilkan 239 peserta karena 3 peserta dinyatakan gugur dan tidak memenuhi syarat. "Dari 239 peserta 4 di antaranya mantan anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dan ke 4 mantan anggota DPRD itu terpilih menjadi penang," tambahnya.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Pangandaran yang terpilih menjadi Kepala Desa di antaranya Imang Wardiman, Yusuf Tajiri, Ruspandi dan Syarif Kahirul Anwar.

"Situasi setelah pelaksanaan Pilkades kata Dani dinyatakan aman dan kondusif dan 171 peserta yang kalah menerima hasil pelaksanaan Pilkades," papar Dani.

Dani mengaku, pihaknya belum mengetahui apakah pasca pelaksanaan ada gugatan dari calon yang kalah atau tidak. "Belum diketahui dan belum ada inpormasi gugatan dari peserta yang kalah, tapi kami berharap kondisi tetap kondusif," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak