Rembuk Pemuda Sematkan Julukan Bapak Pertanian Modern Indonesia ke Mentan Amran
Sabtu, 28 September 2024 - 17:19 WIB
loading...
A
A
A
Dia berharap tren positif ini dapat terus dilanjutkan Amran Sulaiman di masa-masa yang akan datang.
“Hari ini kita melihat bagaimana Pak Mentan betul-betul serius mendorong pengembangan klaster pertanian modern, mengintegrasikan proses pertanian dengan teknologi dan mekanisasi. Misalnya penggunaan drone untuk pemupukan dan pembibitan, serta traktor modern yang canggih. Kami rasa tidak salah kalau Pak Mentan ini kita sebut sebagai Bapak Pertanian Modern Indonesia,” lanjutnya.
Alumnus Magister Teknik Universitas Indonesia ini menambahkan Rembuk Pemuda sebagai kapal besar gerakan pemuda dari seluruh Indonesia siap mengawal dan terlibat aktif dalam agenda-agenda strategis Kementerian Pertanian. Hal ini dibuktikan dengan menginisasi program Rembuk Pemuda Tani dan juga langsung menerjunkan kader-kader terbaik untuk menjadi Petani Milenial di Kalimantan Tengah. Baca juga: PLN Gandeng Kementan Kembangkan Ekosistem Biomassa Berbasis Pertanian Terpadu
“Di Rembuk Pemuda, kami tidak hanya berembuk namun juga beraksi dan berdampak bagi bangsa Indonesia. Maka dari itu kami hari ini langsung menerjunkan kader-kader terbaik dari berbagai wilayah Indonesia untuk ikut serta sebagai Petani Milenial di Kabupaten Kapuas. Ke depan, kami akan menerjunkan lebih banyak lagi kader kami agar bisa berkontribusi langsung dalam mewujudkan Swasembada Pangan Indonesia,” tambahnya.
Rayhan Mantiri, salah satu kader Rembuk Pemuda optimistis program ini akan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi bangsa. “Kami percaya bahwa kontribusi terhadap bangsa dan negara bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, salah satunya melalui sektor pertanian,” ungkapnya.
“Hari ini kita melihat bagaimana Pak Mentan betul-betul serius mendorong pengembangan klaster pertanian modern, mengintegrasikan proses pertanian dengan teknologi dan mekanisasi. Misalnya penggunaan drone untuk pemupukan dan pembibitan, serta traktor modern yang canggih. Kami rasa tidak salah kalau Pak Mentan ini kita sebut sebagai Bapak Pertanian Modern Indonesia,” lanjutnya.
Alumnus Magister Teknik Universitas Indonesia ini menambahkan Rembuk Pemuda sebagai kapal besar gerakan pemuda dari seluruh Indonesia siap mengawal dan terlibat aktif dalam agenda-agenda strategis Kementerian Pertanian. Hal ini dibuktikan dengan menginisasi program Rembuk Pemuda Tani dan juga langsung menerjunkan kader-kader terbaik untuk menjadi Petani Milenial di Kalimantan Tengah. Baca juga: PLN Gandeng Kementan Kembangkan Ekosistem Biomassa Berbasis Pertanian Terpadu
“Di Rembuk Pemuda, kami tidak hanya berembuk namun juga beraksi dan berdampak bagi bangsa Indonesia. Maka dari itu kami hari ini langsung menerjunkan kader-kader terbaik dari berbagai wilayah Indonesia untuk ikut serta sebagai Petani Milenial di Kabupaten Kapuas. Ke depan, kami akan menerjunkan lebih banyak lagi kader kami agar bisa berkontribusi langsung dalam mewujudkan Swasembada Pangan Indonesia,” tambahnya.
Rayhan Mantiri, salah satu kader Rembuk Pemuda optimistis program ini akan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi bangsa. “Kami percaya bahwa kontribusi terhadap bangsa dan negara bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, salah satunya melalui sektor pertanian,” ungkapnya.
(poe)
Lihat Juga :