Ridwan Kamil Siapkan Kredit Mesra dan Anak Sekolah Sahabat Lansia untuk Warga Jakarta
Kamis, 26 September 2024 - 17:02 WIB
loading...
Cagub Ridwan Kamil menyiapkan Program Anak Sekolah Sahabat Lansia dan Kredit Mesra untuk warga Jakarta. Foto/SINDOnews/ari sandita murti
A
A
A
JAKARTA - Calon gubernur (Cagub) Ridwan Kamil menyiapkan Program Anak Sekolah Sahabat Lansia dan Kredit Mesra untuk warga Jakarta. Ridwan Kamil ingin Jakarta lebih humanis dan kebutuhan ekonomi warga kurang mampu terpenuhi.
"Kredit Mesra itu sudah saya jalankan dahulu di Jawa Barat oleh Bank BJB, nanti oleh Bank DKI. Siapa yang di sasar, golongan yang enggak bisa pinjam ke bank," ujar Ridwan Kamil, Kamis (26/9/2024).
Cagub nomor urut 1 ini mengatakan, Kredit Mesra bisa disebut kredit kelompok lantaran tak ada agunan. Berbeda dengan bank konvensional, saat pinjam dia harus ada agunannya. Warga yang khususnya tak mampu bisa berkelompok untuk meminjam, program itu pun dahulu saat direalisasikan di Jawa Barat berhasil.
Baca juga: Ridwan Kamil-Suswono Bakal Hadirkan Program Dokter Keliling
"Disebut kredit kelompok karena ia tidak punya agunan, kalau pakai bank konvensional kan minta agunan, kalau ini enggak asal berkelompok satu, dua, tiga empat, lima. Kalau satu ada kendala empatnya ikut bertanggung jawab, nah ini sudah di praktikkan dan berhasil," tuturnya.
"Kredit Mesra itu sudah saya jalankan dahulu di Jawa Barat oleh Bank BJB, nanti oleh Bank DKI. Siapa yang di sasar, golongan yang enggak bisa pinjam ke bank," ujar Ridwan Kamil, Kamis (26/9/2024).
Cagub nomor urut 1 ini mengatakan, Kredit Mesra bisa disebut kredit kelompok lantaran tak ada agunan. Berbeda dengan bank konvensional, saat pinjam dia harus ada agunannya. Warga yang khususnya tak mampu bisa berkelompok untuk meminjam, program itu pun dahulu saat direalisasikan di Jawa Barat berhasil.
Baca juga: Ridwan Kamil-Suswono Bakal Hadirkan Program Dokter Keliling
"Disebut kredit kelompok karena ia tidak punya agunan, kalau pakai bank konvensional kan minta agunan, kalau ini enggak asal berkelompok satu, dua, tiga empat, lima. Kalau satu ada kendala empatnya ikut bertanggung jawab, nah ini sudah di praktikkan dan berhasil," tuturnya.
Lihat Juga :