Kemendagri Siap Dukung Baznas Gali Potensi Zakat di Indonesia
Kamis, 26 September 2024 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
“Kemendagri saat ini telah memperkuat kelembagaan Baznas. Di 34 provinsi sudah ada, di kabupaten/kota hampir 514 sudah ada. Tetapi ada yang bekerja maksimal, ada yang belum, tergantung dari teamwork di daerah masing-masing," katanya.
Selain itu, pihaknya dalam membantu Baznas juga telah meminta laporan kepada para gubernur, bupati, wali kota untuk melaporkan perkembangan Baznas per triwulan. Di satu sisi, Kemendagri dalam rangka memperkuat kelembagaan juga telah memperluas jaringan UPZ.
"Kemendagri telah melakukan pemanfaatan data dukcapil. Sehingga melalui data ini dapat diketahui berapa jumlah umat Islam yang ada di provinsi, kabupaten, kota, kecamatan sampai ke desa. Data ini dapat dimanfaatkan juga dalam rangka penyaluran sehingga tepat sasaran," ujarnya.
Tidak hanya itu, Tito juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan baik bersama Baznas. “Terima kasih kepada Baznas yang telah membuat program kita bersama untuk daerah perbatasan, dan ini masih berjalan. Terima kasih,” ucapnya.
Sebelumnya, Rakornas Baznas 2024 dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara, kemudian acara dilanjutkan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan Baznas se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema 'Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita'.
Selain itu, pihaknya dalam membantu Baznas juga telah meminta laporan kepada para gubernur, bupati, wali kota untuk melaporkan perkembangan Baznas per triwulan. Di satu sisi, Kemendagri dalam rangka memperkuat kelembagaan juga telah memperluas jaringan UPZ.
"Kemendagri telah melakukan pemanfaatan data dukcapil. Sehingga melalui data ini dapat diketahui berapa jumlah umat Islam yang ada di provinsi, kabupaten, kota, kecamatan sampai ke desa. Data ini dapat dimanfaatkan juga dalam rangka penyaluran sehingga tepat sasaran," ujarnya.
Tidak hanya itu, Tito juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan baik bersama Baznas. “Terima kasih kepada Baznas yang telah membuat program kita bersama untuk daerah perbatasan, dan ini masih berjalan. Terima kasih,” ucapnya.
Sebelumnya, Rakornas Baznas 2024 dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara, kemudian acara dilanjutkan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan Baznas se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema 'Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita'.
(ars)
Lihat Juga :