Kronologi Anak Perempuan di Makassar Aniaya Ibu Kandung Pakai Parang hingga Kritis

Rabu, 25 September 2024 - 13:34 WIB
loading...
Kronologi Anak Perempuan...
Warga Jalan Tinumbu, Kelurahan Layang, Kecamatab Bontoala, Kota Makassar, Sulsel digegerkan dengan aksi sadis seorang anak perempuan kepada ibu kandungnya, Selasa (24/9/2024). Foto/Abdoellah Nicolha
A A A
MAKASSAR - Warga Jalan Tinumbu, Kelurahan Layang, Kecamatab Bontoala, Kota Makassar, Sulsel digegerkan dengan aksi sadis seorang anak perempuan kepada ibu kandungnya, Selasa (24/9/2024). Belakangan diketahui, korban bernama Siti Syamsiah (64) sementara pelaku yang tidak lain anak kandung korban bernama Sarniaty (39).

Aksi biadab wanita itu pun mendadak viral di media sosial, pasalnya dilakukan di halaman rumahnya dan disaksikan warga sekitar. Namun ,sayang warga tidak berdaya karena pagar rumah itu dikunci dari dalam.

Baca juga: Anak Durhaka! Remaja Putri di Makassar Aniaya Ibunya dengan Parang hingga Kritis

Warga hanya berteriak dari balik pagar agar wanita itu menghentikan aksinya menganiaya ibu kandungnya, bukannya berhenti Sarniaty terus saja menganiaya ibunya dengan parang meski sudah terkapar berlumuran darah.

Warga pun berusaha memanjat pagar besi dan berusaha menghentikan aksi wanita itu. Polisi yang menerima laporan itu pun langsung ke lokasi dan menghentikan wanita itu dan menangkapnya.

Adapun kronologinya bahwa sekira pukul 17.25 WITA telah diperoleh informasi terkait kasus penganiayaan yang terjadi di Jalan Tinumbu dan anggota Polsek Bontoala yang dipimpin oleh Kapolsek Bontoala langsung mendatangi TKP.

"Pada saat di TKP anggota langsung mengamankan pelaku dan barang bukti 1 bilah parang dan membawa korban ke Rumah sakit Angkatan Laut," ujar Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol AKP Wahiduddin dalam laporannya yang diterima wartawan.

Adapun keterangan dari korban bahwa awalnya menegur anaknya (pelaku) untuk melakukan satu pekerjaan rumah yaitu membersihkan rumah. Namun, pelaku yang disebut mengalami gangguan jiwa tidak terima teguran korban sehingga pelaku langsung mengambil parang dan menganiaya ibu kandungnya.

"Kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memarangi korban berkali-kali sehingga korban mengalami beberapa luka robek dan terbuka di bagian tubuhnya," bebernya.

Sebelumya, warga Jalan Tinumbu Makassar digegerkan dengan aksi seorang perempuan yang tega dengan sadis menganiaya seorang wanita yang tidak lain adalah ibunya menggunakan parang hingga kritis. Peristiwa itu pun mendadak viral di media sosial.

Agar leluasa menjalankan aksi biadabnya, anak durhaka yang hanya berdua bersama ibunya itu mengunci pagar rumahnya agar tidak ada yang bisa menghalangi aksinya.

Bahkan dalam rekaman video, tampak pelaku melampiaskan amarahnya kepada sang ibu dan mengayunkan berkali-kali parang yang ada di tangannya ke arah ibunya yang sudah terkapar di tanah.

“Sudah mi sudah, sudah Ati sudah, mati mi mamamu,” ujar warga di balik pagar yang berusaha menghentikan aksi remaja putri itu. Namun pelaku tidak menghentikan aksinya dan kembali lagi menusuk ibunya dengan parang.

“Siapa yang bisa, ada parang di tangannya,” ujar warga lain di lokasi yang terdengar dalam video.

Baca juga: 86 Pamen dan Pati Polri Dimutasi Kapolri ke Daerah, Ini Nama-namanya

Hingga akhirnya polisi tiba dan berhasil mengamankan pelaku dan membawa korban ke Rumah Sakit Angkatan Laut Makassar untuk mendapatkan perawatan.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
Sadis! Geng Motor Bacok...
Sadis! Geng Motor Bacok 2 Pengendara Motor di Flyover Cibodas Tangerang
Ini Pemicu Pembacokan...
Ini Pemicu Pembacokan Pria di Cengkareng hingga Tewas
Polisi Tangkap Pelaku...
Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Pria hingga Tewas di Cengkareng
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Komisi Hukum Dewan Pers...
Komisi Hukum Dewan Pers Kaji Motif Penyerangan Jurnalis IMG
Anak Durhaka di India...
Anak Durhaka di India Memerkosa Ibunya 2 Kali, Klaim sebagai Hukuman
Kejagung: Kasus Pembacokan...
Kejagung: Kasus Pembacokan Jaksa di Deli Serdang Diduga Terkait Perkara
Rekomendasi
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved