103 Titik Panas Membara di Palangkaraya, Status Naik Darurat Karhutla

Minggu, 22 September 2024 - 09:33 WIB
loading...
103 Titik Panas Membara...
BPBD Kota Palangkaraya melaporkan 103 kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Total luas lahan yang terbakar mencapai 34 hektar. Foto/SINDonews
A A A
PALANGKARAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah melaporkan telah terjadi 103 kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Total luas lahan yang terbakar mencapai 34 hektare.

”Dengan masih berlangsungnya cuaca panas akibat musim kemarau, intensitas kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Palangkaraya terus meningkat,” kata Kepala BPBD Kota Palangkaraya Hendrikus Satria Budi, Minggu (22/9/2024).

Baca juga: Banjir dan Karhutla Dominasi Kejadian Bencana di Penajam Paser Utara

Menurut dia, pemerintah daerah setempat akan segera menggelar rapat koordinasi untuk menentukan status Karhutla ke depannya. Untuk menanggulangi serta mencegah meluasnya Karhutla, BPBD bersama relawan terus melakukan pemadaman di lokasi titik api.

“Kamia akan melakukan rapat koordinasi dengan TNI, Polri, BMKG, dan instansi terkait lainnya dalam waktu dekat. Rapat ini bertujuan untuk menentukan apakah status siaga Karhutla akan dinaikkan menjadi tanggap darurat,” ucapnya.

Baca juga: 4 Perwira Menengah Polri Promosi Jadi Wakapolda, Ini Daftar Namanya

Hendrikus menjelaskan, keputusan ini akan diambil berdasarkan indikator kualitas udara dan dampaknya terhadap kesehatan, pendidikan, transportasi, serta perdagangan. Sejak pemberlakuan status siaga Karhutla, BPBD Palangkaraya telah menurunkan 19 personel.

Kemudian Tim Reaksi Cepat bersama 15 relawan setiap harinya untuk memadamkan api di berbagai lokasi. Namun, upaya pemadaman sering terhambat oleh minimnya sumber air. “Untuk pemadaman Karhutla kita minim SDM dilapangan,” tegasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Jaga Kualitas Udara...
Jaga Kualitas Udara saat Kemarau, BMKG Pasang Alat OMC di Gedung Tinggi Jakarta
Hadapi Super El Nino...
Hadapi Super El Nino di Musim Kemarau, BMKG Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Kolaborasi dan Deteksi...
Kolaborasi dan Deteksi Dini Hadapi Ancaman Karhutla 2026
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Rekomendasi
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved