Kisah Perlawanan Raden Mas Said hingga Menyerah ke VOC Belanda setelah Perjanjian Salatiga

Kamis, 19 September 2024 - 08:51 WIB
loading...
Kisah Perlawanan Raden...
Keberhasilan Raden Mas Said dari Keraton Kartasura dalam menguasai beberapa wilayah di Madiun dan Ponorogo dari tangan VOC Belanda berefek domino. Foto/Ilustrasi
A A A
Keberhasilan Raden Mas Said dari Keraton Kartasura dalam menguasai beberapa wilayah di Madiun dan Ponorogo dari tangan VOC Belanda berefek domino. Pasukan Belanda yang tak mau kalah dan wilayah kekuasaan terusik mencoba melakukan perlawanan.

Kala itu perlawanan dilakukan oleh Mayor JJ Steenmulder, yang mencoba mengunci pergerakan pasukan Raden Mas Said di Ponorogo. Langkah ini dilakukan oleh VOC Belanda usai pergolakan di Madiun Raya, hingga Jogorogo, yang kini masuk Ngawi.

Baca juga: 13 Pati TNI AD yang Dimutasi ke Daerah, Ini Daftar Namanya

Di sisi lain, hubungan Mangkubumi, penguasa Yogyakarta dengan Belanda yang mulai membaik mempengaruhi hal tersebut. Hal ini memunculkan situasi Mas Said yang membuat terbuka kembali ke keraton pada tahun yang sama 1754.

Di tahun 1754 pula itulah pergolakan di Madiun dan Ponorogo tak terelakkan. Pasukan Mas Said bertempur hingga akhirnya wilayah Ponorogo, Madiun, dan Caruban, kembali dikuasai oleh Keraton Kartasura. Tapi konsekuensinya Mas Said yang terdesak oleh serangan Belanda lari ke Pacitan.

Dikutip dari "Antara Lawu dan Wilis: Arkeologi, Sejarah, dan Legenda Madiun Raya Berdasarkan Catatan Lucien Adam Residen Madiun 1934-38" dikutip, Kamis (19/9/2024), serangan pasukan VOC Belanda di bawah Mayor JJ Steenmulder membuat Mas Said terpaksa melarikan diri. Namun demikian, dia berhasil bergerak kembali ke Ponorogo, Madiun, dan Kediri, bersembunyi di Daha.

Kemudian dari Daha, wilayah Kediri pasukan Mas Said berusaha untuk menembus keluar. Namun, pasukan raja, Mayor Steenmulder, dan Pangeran Madura bergerilya di sekelilingnya secara terus-menerus. Selain pelarian di Daha, Lucien Adam menemukan laporan mengenai pelariannya ke Ngawi melalui Bengawan Solo.

Pelarian ini dilakukan melalui Mantingan di bagian barat Ngawi yang dilanjutkan dengan pergerakan ke arah utara. Mas Said baru menyerahkan diri pada 17 Maret 1757 ketika menandatangani Perjanjian Salatiga dengan Kompeni yang mengakui statusnya sebagai Pangeran Adipati, alias Pangeran Amardika di Surakarta dengan apanase empat ribu cacah atau keluarga petani.

Menariknya, Babad Pacitan menyebutkan bahwa Pangeran Mangkubumi juga berkelana melalui daerah ini dengan beberapa orang pengikutnya. Pengikut yang mendampinginya saat itu adalah Ngabehi Notoprojo dan pengikut setianya, Bupati Setroketipo atau yang dikenal sebagai Raden Tumenggung Setrowijoyo I.

Baca juga: Karier Militer Letjen TNI Edy Rahmayadi, Calon Gubernur Sumut Incumbent yang Pernah Jabat Pangkostrad

Kepada orang kedua tadi, sang pangeran memberikan hadiah berupa selirnya yang merupakan putri Demang Panggul, seorang penguasa dari sebuah daerah yang pernah ditinggalinya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Mangkunegaran Run 2025...
Mangkunegaran Run 2025 Angkat Tema Harmonisasi Rasa dan Logika
Jalan Tol Kartasura-Klaten...
Jalan Tol Kartasura-Klaten Diresmikan, Waktu Tempuh Solo-Yogya Cuma 30 Menit
Pura Mangkunegaran,...
Pura Mangkunegaran, Destinasi Wisata Bersejarah di Solo yang Ramai Dikunjungi Milenial
Rekomendasi
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved