alexametrics

Dua Pembunuh Tukang Ojek Ditembak Polisi

loading...
Dua Pembunuh Tukang Ojek Ditembak Polisi
Kasus pembunuhan tukang ojek beberapa waktu lalu menemui titik terang. Dimana dua pelaku yakni Firdaus dan Sadri yang merupakan warga Tabir berhasil diamankan pihak kepolisian. iNews TV/Fahrurozi
A+ A-
MERANGIN - Kasus pembunuhan tukang ojek beberapa waktu lalu menemui titik terang. Dimana dua pelaku yakni Firdaus dan Sadri yang merupakan warga Tabir berhasil diamankan pihak kepolisian.

Firdaus yang berhasil dikonfirmasi media ini mengakui pembunuhan tukang ojek beberapa waktu lalu. Bahkan pembunuhan tersebut direncanakan oleh pelaku.

"Pada saat kejadian saya bertiga dengan Sadri dan Ateng, dimana saya sebagai pelaku utama sedangkan Sadri dan Ateng menunggu di lokasi kejadian. Saya naik sepeda motor korban dari depan STM Mentawak dan minta diantar ke pemukiman SAD," sebutnya.



Lebih lanjut Firdaus menjelaskan, untuk menjalankan aksinya dirinya pura-pura salah jalan dan meminta korban berbalik arah menuju simpang mentawak, dan sesampai di lokasi pelaku pura-pura ingin kencing dan meminta masuk ke dalam lokasi kejadian.

"Setelah sampai di lokasi,saya langsung menikam korban dari belakang dan korban tersungkur,setelah korban tersungkur Sadri yang sudah berada di lokasi langsung mencabut pisau tersebut dan kembali menikam korban. Sedangkan Ateng mencekik leher korban sampai korban benar-benar tewas,dan selanjutnya kami pergi dengan membawa sepeda motor korban," terangnya.

Setelah mendengar keterangan kedua pelaku, aparat kepolisian mencoba untuk mengembangkan kasus ini dan melakukan pencarian terhadap Ateng, namun di tengah perjalanan pencarian Ateng, kedua pelaku mencoba melarikan diri dan akhirnya di lumpuhkan pihak kepolisian.

Kapolres Merangin AKBP M.Lutfi melalui Kasat Reskrim Iptu Khairunnas membenarkan jika pelaku pembunuhan tukang ojek telah diamankan, namun dirinya masih mengembangkan kasus tersebut.

"Ada dua pelaku yang sudah kita amankan, namun kasus masih dalam proses pendalaman, sebab masih banyak pelaku lain yang belum kita amankan. Untuk motif murni pencurian dengan kekerasan," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak