Polisi Buru Bos Perusahaan Animasi yang Diduga Lakukan Kekerasan kepada Karyawannya

Selasa, 17 September 2024 - 00:23 WIB
loading...
Polisi Buru Bos Perusahaan...
Polisi mencari keberadaan bos perusahaan animasi Brandoville Studios di Menteng, Jakarta Pusat yang diduga melakukan kekerasan terhadap karyawannya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polisi mencari keberadaan bos perusahaan animasi Brandoville Studios di Menteng, Jakarta Pusat, yang diduga melakukan kekerasan terhadap karyawannya. Diketahui bos perusahaan tersebut merupakan WNA asal Hong Kong bernama Cherry Lai (CL) berusia 27 tahun.

"Diduga pelaku masih dicari keberadaannya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Firdaus saat dikonfirmasi, Selasa (17/9/2024).

Firdaus mengaku, telah mengantongi identitas bos perusahaan tersebut. Polisi hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi sebelum memanggil terduga pelaku."Inisial CL, (warga negara) Hong Kong. Sebelum pemanggilan diduga pelaku, akan diperiksa saksi-saksi dulu," jelas dia.

Baca juga: Perusahaan Animasi di Menteng Diduga Eksploitasi 80 Karyawan Kerja sampai Subuh

Selanjutnya pada penyidik Polres Jakarta Pusat bakal melakukan pemeriksaan pada tiga saksi dalam peristiwa tersebut. Ketiganya juga merupakan mantan pegawai di kantor Brandoville Studios. Ketiga saksi akan diperiksa perihal kasus pelaporan Ketenagakerjaan. "Jadwal jam 11 di ruang penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Jakarta Pusat," jelasnya.

Sejauh ini, polisi telah menerima dua laporan dari mantan karyawan perusahaan animasi di Menteng, Jakarta Pusat. Dua kasus tersebut ialah tindak pidana pengancaman dan tindak pidana ketenagakerjaan yang dilakukan Cherry Lai (27) terhadap karyawannya.

Baca juga: Bos Animasi yang Diduga Lakukan Kekerasan ke Karyawan Berinisial CL Asal Hong Kong

"Ada dua LP, satu LP di Polda terkait tindak pidana pengancaman satu LP di Polres terkait tindak pidana ketenagakerjaan," katanya.

Peristiwa tersebut terungkap berawal dari korban yang menyampaikan peristiwa tersebut melalui akun media sosial dan diungkap akun X Jasmine Surkaty. Dalam unggahannya, seorang korban utama yang merupakan mantan pegawai berinisial CS mendapat kekerasan verbal dan fisik dari CL.

CS mengaku pernah disuruh naik-turun tangga pada malam hari sebanyak 45 kali dan menampar dirinya sendiri sebanyak 100 kali sebagai bentuk hukuman. Peristiwa ini direkam oleh CL menurut pengakuan CS.

Setelah viral, banyak mantan pegawai dari perusahaan BV ini yang ikut bersuara. Mereka mengaku sering mendapat kekerasan verbal dari CL selama bekerja di sana.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Rekomendasi
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved