Serambi Kolaborasi dengan KPU Jakarta Tingkatkan Partisipasi Masyarakat di Pilkada 2024
Jum'at, 13 September 2024 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
"Golputlah bisa dibilang, itu mungkin salah satu bentuk ekspresi dan dinamika dalam pilkada. Setiap orang berhak untuk menggunakan hak pilihnya masing-masing tetapi kalau sudah dalam ranah mempengaruhi/ajakan ini sudah dalam ruang yang lain karena tertuang dalam UU Pemilu dan bisa dijatuhkan sanksi," kata Ihsan.
Menurut dia, perlu adanya ruang-ruang yang lebih terbuka lagi, apalagi untuk meningkatkan partisipasi publik terkait Pilkada Jakarta 2024.
"Mungkin hal-hal yang perlu diperhatikan terkait kesadaran publik di Pilkada Jakarta, terutama bagi pemilih pemula. Kami kami berharap dapat sama-sama membangun dan meningkatkan partisipasi masyarakat Jakarta agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik," ucapnya.
Dodi menuturkan KPU Jakarta sebagai penyelenggara Pilkada Jakarta turut menyosialisasikan dan menginformasikan jalannya Pilkada sesuai tahapan dan mekanisme kepada masyarakat.
"Sudah menjadi tugasnya bagi KPU Jakarta sebagai penyelenggara, tapi KPU tidak bisa berdiri sendiri perlu adanya dukungan semua elemen agar bisa menyukseskan Pilkada Jakarta 2024," katanya.
Menurut dia, perlu adanya ruang-ruang yang lebih terbuka lagi, apalagi untuk meningkatkan partisipasi publik terkait Pilkada Jakarta 2024.
"Mungkin hal-hal yang perlu diperhatikan terkait kesadaran publik di Pilkada Jakarta, terutama bagi pemilih pemula. Kami kami berharap dapat sama-sama membangun dan meningkatkan partisipasi masyarakat Jakarta agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik," ucapnya.
Dodi menuturkan KPU Jakarta sebagai penyelenggara Pilkada Jakarta turut menyosialisasikan dan menginformasikan jalannya Pilkada sesuai tahapan dan mekanisme kepada masyarakat.
"Sudah menjadi tugasnya bagi KPU Jakarta sebagai penyelenggara, tapi KPU tidak bisa berdiri sendiri perlu adanya dukungan semua elemen agar bisa menyukseskan Pilkada Jakarta 2024," katanya.
(jon)
Lihat Juga :