Jokowi Canangkan Pembangunan MRT Lintas Timur-Barat Fase 1 dari Medan Satria ke Tomang
Rabu, 11 September 2024 - 12:26 WIB
loading...
A
A
A
Dengan pembangunan MRT Lintas Timur-Barat itu diharapkan dapat memberikan dukungan kepada Jakarta sebagai sebuah kota global dan kota aglomerasi dengan di sekitarnya. "Dan peradaban itu betul-betul peradaban transportasi yang modern, betul-betul hadir setelah MRT itu nantinya selesai semuanya," katanya.
Di kesempatan yang sama, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, lokasi pencanangan pembangunan MRT Lin Timur-Barat Fase 1 Tahap 1 pada hari ini merupakan titik integrasi antara MRT Lintas Utara-Selatan, Bundaran HI-Ancol Marina dengan MRT Lin Timur-Barat Cikarang-Balaraja.
Baca juga: Jokowi Bandingkan Investasi Kereta Tanpa Rel China di IKN dengan LRT dan MRT, Apakah Sama?
Heru mengungkapkan pembangunan MRT Lin Timur-Barat sepanjang 24,5 km akan terdiri dari 21 stasiun. "Pembangunan didanai oleh pinjaman JKA melalui co-financing bersama ADB, dengan Kementerian Perhubungan sebagai Assisting Agency, dan Pemprov DKI Jakarta sebagai Implementing Agency, dan BTA MRT Jakarta sebagai Sub-Implementing Agency. Sedangkan pembangunan sepanjang 800 meter di wilayah Kota Bekasi dibiayai oleh melalui hibah Pemerintah Pusat, dan operasionalnya dibebankan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui skema PSO," kata Heru.
Di kesempatan yang sama, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, lokasi pencanangan pembangunan MRT Lin Timur-Barat Fase 1 Tahap 1 pada hari ini merupakan titik integrasi antara MRT Lintas Utara-Selatan, Bundaran HI-Ancol Marina dengan MRT Lin Timur-Barat Cikarang-Balaraja.
Baca juga: Jokowi Bandingkan Investasi Kereta Tanpa Rel China di IKN dengan LRT dan MRT, Apakah Sama?
Heru mengungkapkan pembangunan MRT Lin Timur-Barat sepanjang 24,5 km akan terdiri dari 21 stasiun. "Pembangunan didanai oleh pinjaman JKA melalui co-financing bersama ADB, dengan Kementerian Perhubungan sebagai Assisting Agency, dan Pemprov DKI Jakarta sebagai Implementing Agency, dan BTA MRT Jakarta sebagai Sub-Implementing Agency. Sedangkan pembangunan sepanjang 800 meter di wilayah Kota Bekasi dibiayai oleh melalui hibah Pemerintah Pusat, dan operasionalnya dibebankan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui skema PSO," kata Heru.
(abd)
Lihat Juga :