Warga Pendatang Tewas Diserang Kelompok Bersenjata, Polisi Buru Pelaku
Kamis, 27 Agustus 2020 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
"Namun setibanya di pertigaan jalan masuk Kampung Masi, tepatnya di pinggir jembatan Kali Buatan dan hendak membelok ke arah kanan, tiba-tiba muncul sekelompok masyarakat dengan membawa alat tajam berupa busur panah, parang, kampak dan juga ada yang membawa balok kayu langsung menyerang mobil L300," ungkap Kamal dalam rilisnya, Kamis (27/8/2020) pagi.
Dikatakan, korban yang saat itu duduk di belakang bak mobil, kemudian diserang dengan menggunakan panah, parang dan pukulan kayu balok sehingga korban terjatuh dari mobil. Melihat korban sudah terjatuh dari bak mobil, selanjutnya saksi langsung melapor kejadian tersebut ke Mapolres Yahukimo.
"Sekitar pukul 16.40 WIT anggota Polres Yahukimo yang mendapat laporan kemudian menuju ke TKP guna mengevakuasi korban. Setibanya di TKP anggota kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Dekai guna dilakukan visum," katanya.
Korban tewas dengan luka tebasan benda tajam di bagian rahang, beberapa luka panah dan tusukan benda tajam lain. Hingga korban tewas di TKP. "Kasus ini sudah ditangani Sat Reskrim Polres Yahukimo. Dua orang saksi telah dimintai keterangan, dan setelah kejadian langsung dilakukan koordinasi pengejaran," pungkasnya.
Dikatakan, korban yang saat itu duduk di belakang bak mobil, kemudian diserang dengan menggunakan panah, parang dan pukulan kayu balok sehingga korban terjatuh dari mobil. Melihat korban sudah terjatuh dari bak mobil, selanjutnya saksi langsung melapor kejadian tersebut ke Mapolres Yahukimo.
"Sekitar pukul 16.40 WIT anggota Polres Yahukimo yang mendapat laporan kemudian menuju ke TKP guna mengevakuasi korban. Setibanya di TKP anggota kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Dekai guna dilakukan visum," katanya.
Korban tewas dengan luka tebasan benda tajam di bagian rahang, beberapa luka panah dan tusukan benda tajam lain. Hingga korban tewas di TKP. "Kasus ini sudah ditangani Sat Reskrim Polres Yahukimo. Dua orang saksi telah dimintai keterangan, dan setelah kejadian langsung dilakukan koordinasi pengejaran," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :