Kasus Meninggalnya Dokter Aulia Risma, Polisi Periksa 17 Saksi dan Temukan Bukti Baru

Selasa, 10 September 2024 - 21:39 WIB
loading...
Kasus Meninggalnya Dokter...
Penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Tengah terus mengembangkan penyidikan kasus meninggalnya dokter Aulia Risma Lestari, mahasiswi PPDS Anestesi Undip Semarang. Foto/iNews TV/Kristiadi
A A A
SEMARANG - Penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Tengah terus mengembangkan penyidikan kasus meninggalnya dokter Aulia Risma Lestari, mahasiswi PPDS Anestesi Undip Semarang.

Sebanyak 17 saksi telah diperiksa, di mana 10 orang di antaranya merupakan dokter teman seangkatan korban.

Baca juga: Dokter Aulia Risma Dipalak Puluhan Juta, Guru Besar FK Undip: Itu Uang Iuran Angkatan

Polisi juga menemukan bukti baru berupa dokumen transfer pengiriman uang kepada seseorang.

Tim Penyidik Unit Remaja Anak dan Wanita (Renata) Ditreskrimum Polda Jawa Tengah terus mendalami dugaan perundungan atau bullying atas kematian dokter Aulia Risma Lestari.



Mahasiswi PPDS Anestesi Undip yang ditemukan tewas di kamar kos secara tidak wajar. Dari semula ada 11 saksi yang diperiksa, kini mengembang menjadi 17 orang saksi.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto membeberkan, penyidik yang telah dilakukan pemeriksaan terdiri dari orang tua korban, kerabat korban, inspektorat Itjen Kemenkes, dan Kemendikbud Ristek.

Baca juga: Selain Di-bully, Ini Penyebab Dokter Muda PPDS FK Undip Nekat Bunuh Diri

Selain itu 10 rang dokter mahasiswa PPDS Undip yang satu angkatan dengan korban.

Artanto menjelaskan, pemeriksaan berkaitan dengan apa yang dilaporkan oleh ibu korban, tentang perundungan atau bullying dilakukan dengan sangat hati-hati dan menggunakan asas praduga tak bersalah.

Sedangkan data lampiran laporan dugaan perundungan, yang yang disampaikan ibu korban berupa screenshoot, foto, percakapan di WhatsApp (WA), dan dokumen lainnya.

Penyidik juga mendapat data baru berupa bukti setoran transfer kepada seseorang. Data-data tersebut selanjutnya akan dicocokkan dengan keterangan saksi, sehingga menjadi bukti fakta di lapangan.

Artanto menerangkan bahwa tim penyidik masih akan memeriksa sejumlah saksi lagi atas kasus dugaan perundungan yang menimpa dokter Aulia Risma.

Diketahui pada 12 Agustus 2024 lalu dokter Aulia Risma, mahasiswi PPDS Anestesi Undip ditemukan meninggal secara tidak wajar.

Diduga dokter Risma Aulia menyuntikkan obat bius secara berlebihan di dalam kamar kosnya, kawasan Jalan Lempongsari Raya, Semarang akibat depresi akibat bullying.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Jateng Sediakan Layanan Angkut Pemudik Bermotor
Lawan Perundungan di...
Lawan Perundungan di Sekolah, Wilmar Masukkan Program Anti-Bullying di Kurikulum
Mahasiswa Undip Dikeroyok...
Mahasiswa Undip Dikeroyok 30 Orang, Sahroni: Polisi Harus Tindak Tegas Pelaku!
Siswa SMP Sungai Raya...
Siswa SMP Sungai Raya Lempar Molotov ke Sekolah, Densus 88 Antiteror: Pelaku Dendam Dibully
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Curat, Curas dan Curanmor, 105 Tersangka Diamankan
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Investasi Ilegal Berkedok Koperasi, Perputaran Dana Tembus Rp4,6 Triliun
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved