Kisah Almarhum Mas Katon, Suporter Nyentrik Timnas Indonesia dari Gunungkidul yang Melegenda

Selasa, 10 September 2024 - 12:42 WIB
loading...
A A A
Ada momen di mana ia harus menginap di kantor polisi karena kehabisan uang. Di Gunungkidul, Mas Katon sering mengadakan acara nonton bareng di rumahnya, karena di daerahnya jaringan televisi sering sulit diakses.

Dalam kesehariannya, mediang Mas Katon membuka usaha toko kelontong. Ia pernah mencatat omzet harian hingga Rp800 ribu.

Namun, kehidupannya berubah drastis ketika seluruh modal usahanya diambil oleh saudaranya untuk berjudi online, sehingga ia harus menutup toko tersebut.

Sebagai suporter, Mas Katon tidak pernah fanatik terhadap satu klub tertentu. Ia pernah mendukung PSS Sleman saat awal menjadi suporter, lalu beralih menjadi pendukung Persib Bandung ketika bekerja di Bandung pada tahun 2004.

Saat bekerja di Surabaya, ia pun menjadi suporter Persebaya. Namun, cinta sejatinya tetap pada Timnas Indonesia, yang ia dukung dengan penuh dedikasi sejak masih di bangku SMP. Saat itu, kabar duka tentang kepergian Mas Katon mengundang banyak simpati.

Termasuk dari Erick Thohir. Melalui akun Instagramnya, Erick menyampaikan rasa belasungkawanya, Kepergian Mas Katon adalah kehilangan besar bagi dunia sepak bola Indonesia yang kali ini tengah berjuang untuk membuat bangga rakyat Indonesia.

Terutama bagi suporter yang mengenalnya sebagai sosok penuh semangat dan dedikasi. Mas Katon akan selalu dikenang sebagai suporter militan yang tampil nyentrik dan penuh warna di setiap laga Timnas Indonesia.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Jelang FIFA Series 2026,...
Jelang FIFA Series 2026, Pedagang Aksesori Timnas Indonesia Mencari Rezeki di Kawasan GBK
Pasbata Bantu Ahmad...
Pasbata Bantu Ahmad Tri Efendi, Bocah yang Putus Sekolah demi Rawat Orang Tuanya yang Sakit
BCA Dorong Penghematan...
BCA Dorong Penghematan Belanja Rumah Tangga lewat Rumah Pangan Hidup di Goa Pindul
Suporter Timnas Lantunkan...
Suporter Timnas Lantunkan Takbir dan Nyalakan Flare usai Indonesia Kalahkan China
Dukung Timnas Indonesia,...
Dukung Timnas Indonesia, Presiden Prabowo Tiba di Stadion Utama GBK
10 Negara yang Pernah...
10 Negara yang Pernah Diskors FIFA karena Intervensi Politik: Ada Indonesia hingga Rusia
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Rekomendasi
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 23 Selasa: Erika Sengaja Datang ke Klinik Bukan untuk Berobat
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
Berita Terkini
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved