Legislator Papua: Revisi UU Otsus Soal Kepala Daerah dan Wakilnya Harus OAP

Rabu, 26 Agustus 2020 - 23:15 WIB
loading...
Legislator Papua: Revisi...
Legislator Papua Boy Markus Dawir meminta adanya revisi pada UU Otsus yang salah satunya prihal Kepala Daerah dan Wakilnya harus orang asli Papua (OAP). Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - Legislator Papua Boy Markus Dawir meminta adanya revisi pada Undang Undang Otonomi Khusus ( Otsus ) periode mendatang yang salah satunya prihal Kepala Daerah dan Wakilnya harus orang asli Papua (OAP).

Menurutnya, revisi soal Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah harus OAP menjadi tuntutan rakyat Papua saat ini. "Sesuai arahan Presiden untuk pemerintah dan rakyat Papua melalukan evaluasi dan revisi akan hal-hal penting yang menjadi keinginan rakyat Papua. Seperti saat ini akan dilakukan Pilkada di 11 Kabupaten di Papua, tuntutan rakyat adalah seluruh bupati dan wakilnya adalah harus orang asli Papua," kata Boy, Rabu (26/8/2020). (Baca juga: Demi Fulus, Honorer Bidan Cantik di Lahat Live Tanpa Busana di Medsos)

Menurutnya, terkait OAP dalam UU Otsus tahun 2001 pada pasal 1 huruf t disebutkan yang bisa mencalonkan diri sebagai kepala daerah dan wakilnya bisa dari pengakuan atau pengangkatan oleh OAP asal bakal calon kepala daerah dan wakilnya tersebut diakui harus diubah. (Baca juga: Korban Penembakan di Depan Kampus Unpad Mengaku Tak Punya Musuh)

"Soal itu harus direvisi, harus dicoret, ini tidak boleh, tidak boleh lagi yang diangkat dan diakui seperti bunyi pada pasal itu digunakan untuk orang maju dalam bursa calon kepala daerah dan wakil kepala daerah," tegasnya.

Sementara terkait mekanisme, dikatakan Boy Markus Dawir yang juga merupakan Ketua Pemuda Panca Marga Provinsi Papua ini, bahwa evaluasi Otsus periode pertama harus dibentuk tim tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

"Harus dibentuk tim untuk evaluasi Otsus secara menyeluruh, baik di tingkat Kabupaten Kota maupun Provinsi. Memang ini membutuhakn waktu yang lama, karena harus mengumpulkan data-data dari awal Otsus hingga berakhir. Keberhasilannya apa dan kekurangannya apa, itu akan terlihat jika ada tim yang khusu dibentuk untuk itu," katanya.

Revisi Undang Undang Otsus juga telah disampaikan Forum Kepala Daerah Se-Tanah Tabi dan Seireri yang menggelar evaluasi beberapa waktu lalu di Sentani, Kabupaten Jayapura. Ada 11 poin kesepakatan untuk direvisi dan menjadi pertimbangan Presiden. Persoalan Kepala Daerah dan Wakilnya berada pada poin terakhir yang berbunyi, "Jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tingkat Kabupaten/Kota diisi oleh orang asli Papua".

Berbagai pihak di Papua mendesak Otsus periode pertama 2001-2021 segera dilakukan evaluasi. Hal ini dilakukan agar ada pertanggungjawaban terkait penggunaan dana Otsus triliunan rupiah yang digelontorkan pemerintah pusat.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Berita Terkini
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Infografis
Ingatan Manusia dan...
Ingatan Manusia dan Kera Diklaim Punya Banyak Kesamaan Soal Hubungan Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved