Strategi BKKBN Kalbar Turunkan Angka TFR Berbasis Demografi

Senin, 09 September 2024 - 16:04 WIB
loading...
Strategi BKKBN Kalbar...
Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat, Victor Palimbong mengatakan perencanaan pembangunan yang selaras dengan kondisi demografis kunci meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Foto/Istimewa
A A A
KALIMANTAN BARAT - Kalimantan Barat (Kalbar) merupakan salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Perencanaan pembangunan yang selaras dengan kondisi demografis dinilai kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan populasi jumlah penduduk berjumlah 5,5 juta jiwa dan berdasarkan pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK-23) Kalbar mempunyai angka Total Fertility Rate (TFR) atau angka rata-rata jumlah anak per perempuan selama masa reproduksinya sebesar 2,18. Angka tersebut masih di atas nasional sebesar 2,14. Baca juga: Momen Langka! 2 Pasang Suami Istri Dilantik Jadi Anggota DPRD Asahan

Dengan tantangan menurunkan dan menjaga angka TFR agar tetap ideal, Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat Victor Palimbong mempunyai strategi berbasis demografi. Strategi tersebut diharapkan dapat memajukan pembangunan keluarga dan kependudukan di Kalbar.

"Provinsi Kalbar kaya akan sumber daya alam. Karena itu, pembangunan harus melibatkan dan menguntungkan penduduknya," ujarnya, Senin (9/9/2024).

Menurut Victor, perencanaan pembangunan harus selaras dengan kondisi demografis Kalbar dan manfaatnya harus dirasakan oleh seluruh penduduk. Menurutnya, perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga merupakan bagian integral dari pembangunan budaya, sosial, dan ekonomi.

"Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan mewujudkan nilai-nilai Pancasila," katanya.

Victor melanjutkan perkembangan penduduk dan pembangunan keluarga tidak lagi dipahami secara sempit sebagai usaha untuk memengaruhi pola dan arah demografi semata, akan tetapi sasarannya jauh lebih luas, yaitu mencapai kesejahteraan masyarakat baik dalam arti fisik maupun non fisik termasuk spiritual.

"Pembangunan kependudukan dan keluarga tidak hanya bertujuan untuk memengaruhi demografi, tetapi untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dalam aspek fisik non fisik dan spiritual," paparnya.

Menurut dia, dampak perubahan dinamika kependudukan akan terasa dalam jangka waktu yang lama, sehingga seringkali kepentingannya diabaikan. Pemahaman konsep dan luasnya cakupan masalah kependudukan menyebabkan pembangunan kependudukan harus dilakukan secara lintas sektor dan lintas bidang.

"Oleh karenanya dibutuhkan bentuk koordinasi dan pemahaman mengenai konsep perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga secara tepat," ucapnya.

Victor menyebut penduduk tumbuh seimbang dan berkelanjutan dapat dicapai apabila semua pihak dapat memahami dan mengerti dampak yang akan dirasakan oleh masyarakat. Karena itu diperlukan perhatian khusus oleh para pihak.

Baca juga: 6 Danrem Naik Pangkat Jadi Brigjen Awal September 2024, Ini Daftar Namanya

Pentingnya kolaborasi lintas sektor dan mitra baik pemerintah maupun swasta untuk menyukseskan pembangunan keluarga, karena keluarga merupakan unit terkecil dari suatu bangsa sehingga terbentuknya keluarga berkualitas di Kalimantan Barat akan menciptakan generasi unggul Kalimantan Barat, demi Indonesia Emas 2045.

"Dalam konteks perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga di Kalbar, perlu memperoleh perhatian khusus dalam rangka pembangunan yang berkelanjutan," ucapnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Kronologi Helikopter...
Kronologi Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar, Sempat Kirim Sinyal Darurat
Helikopter Hilang Kontak...
Helikopter Hilang Kontak di Kalimantan Barat, Angkut 8 Orang
Kolaborasi Multipihak...
Kolaborasi Multipihak Kunci Percepatan Indonesia's FOLU Net Sink 2030 di Kalbar
Buka Muswil Kalbar,...
Buka Muswil Kalbar, Mardiono Tegaskan Grassroot Masih Solid dan Optimistis Kembali ke Senayan 2029
Keluarga Almarhum Mitra...
Keluarga Almarhum Mitra Kerja PLTU Ketapang Terima Santunan
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Kejagung: Ada Keterlibatan...
Kejagung: Ada Keterlibatan Penyelenggara Negara di Kasus Korupsi Tambang Bauksit Kalbar
Polemik Lomba Cerdas...
Polemik Lomba Cerdas Cermat, MPR Evaluasi Penggunaan Speaker
Rekomendasi
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved