Kisah Pangeran Sambernyawa Menembus Gunung Lawu untuk Serang Belanda di Ponorogo

Minggu, 08 September 2024 - 06:25 WIB
loading...
Kisah Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa dikenal jago strategi perang melawan penjajah Belanda. Ia pernah menembus jalan kecil tidak dikenal yang membentang di atas Gunung Lawu. Foto/Ilustrasi/civitasbook
A A A
PANGERAN Sambernyawa dikenal jago dalam strategi perang melawan penjajah Belanda. Perlawanan dimulai pada 1752, saat Pahlawan Nasional bernama asli Raden Mas Said memulai pergerakan dengan menembus hutan.

Pangeran Sambernyawa pernah menembus jalan kecil tidak dikenal yang membentang di atas Gunung Lawu.

Baca juga: Kisah Pangeran Sambernyawa, Pendiri Mangkunegaran yang Sepak Terjangnya Ditakuti Belanda

Rombongan pasukan ini kemudian tiba di Jogorogo setelah melanjutkan perjalanan usai serangan keempat yang dilakukan bersama para pemberontak di Ponorogo.

Serangan ini merupakan yang kesekian, setelah tiga serangan di bawah Pangeran Mangkubumi sebelumnya menemui kegagalan.

Pada saat itu, Ponorogo berada di bawah kekuasaan Madiun. Pada pertempuran itu, Bupati Ponorogo Raden Adipati Surodiningrat yang berkoalisi dengan VOC Belanda gugur.

Dikutip dari "Antara Lawu dan Wilis: Arkeologi, Sejarah, dan Legenda Madiun Raya Berdasarkan Catatan Lucien Adam Residen Madiun 1934 - 38, Gubernur Jenderal VOC Belanda Jacob Mossel yang menjabat 1750-61, melukiskan bahwa konstelasi konflik tersebut menyebabkan sang bupati wafat karena situasi rumit di antara pendukung Raja Mataram.

Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus Gagal Raih Brevet Komando, Dapat Kehormatan di Pemakaman Jenderal Ahmad Yani

Menariknya, antara Pangeran Mangkubumi dan Pangeran Sambernyawa akhirnya bisa bertemu di lereng Gunung Lawu.

Sebelumnya Pangeran Mangkubumi terlebih dahulu berupaya melakukan serangan ke Ponorogo yang menjadi penguasaan VOC Belanda.

Pasca pertemuan itu, kedua pasukan menyatukan kekuatan hingga menuju utara Gunung Lawu melalui Jogorogo, yang kini masuk Ngawi. Serangan-serangan yang sebelumnya gagal, pada serangan keempat akhirnya berhasil ditaklukkan.

Penaklukkan Ponorogo oleh Pangeran Sambernyawa membuat berhasil menyita harta benda milik sang penguasa di sana.

Harta benda milik Surodiningrat lantas dikumpulkan dan ditawarkan ke Pangeran Bali, dengan imbalan permintaan bantuan.

Setelah menguasai Ponorogo, Pangeran Sambernyawa menunjuk bupati dan jajaran penguasa baru bagi daerah ini.

Namun sejatinya hak pengangkatan tersebut dimiliki oleh Mangkubumi, yang sesungguhnya dihormati oleh Pangeran Sambernyawa sebagai orang yang kontra raja.

Ketika kemudian Mangkubumi membatalkan pengangkatan yang dilakukan oleh Pangeran Sambernyawa tersebut, terjadi perselisihan di antara keduanya.

Di Ponorogo, terdapat cerita rakyat yang muncul tentang pertentangan kedua pemimpin tersebut.

Menurut narasi cerita tersebut, pertentangan keduanya terjadi setelah Pangeran Sambernyawa tidak menawarkan dua perempuan atau penari bedaya, yang ditangkapnya di Ponorogo, yakni Ismoyowati atau Pun Saripi dan Marioneng atau Pun Sampet, kepada sang ayah mertua Mangkubumi.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Besok, Prabowo Resmikan...
Besok, Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Rekomendasi
Pertaruhan Masa Depan...
Pertaruhan Masa Depan Ketahanan Energi, Komut Pertamina Cek Keandalan GRR Tuban
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Keisya Levronka Tulis...
Keisya Levronka Tulis Lagu Aku Sepatah Hati Itu untuk Adiknya yang Jatuh di Untar
Berita Terkini
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved