Kelompok Suporter Tolak Politisasi Sepak Bola di Pilgub Jakarta 2024
Jum'at, 06 September 2024 - 19:30 WIB
loading...
Ketua Umum NJ Mania, Parid berharap tidak ada politisasi sepak bola dalam Pilkada Jakarta 2024. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Kelompok suporter klub sepak bola Perserikatan Sepak Bola Jakarta Utara (Persitara), NJ Mania meminta kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur ( Pilgub) Jakarta 2024 tidak mempolititasi isu sepak bola. Semua pihak diharapkan bisa menjaga suasana kondusif serta tidak menarik sepak bola menjadi isu politik.
Ketua Umum NJ Mania, Parid menilai hal wajar kontestan politik melakukan pendekatan untuk mendapat dukungan dari berbagai pihak. Namun, isu yang berkembang belakangan ini malah menjadi komoditas politik yang berpotensi memecah belah ekosistem sepak bola.
"Tidak salah setiap paslon mencoba membangun relasi dan dukungan dari salah satu kelompok suporter klub besar. Yang jadi persoalan ketika ada politisasi dengan dikotomi identitas dan berpotensi memicu gesekan akar rumput," katanya, Jumat (6/9/2024).
Parid menjelaskan, secara sosial dan psikologis, suporter umumnya memiliki karakter loyal dan militan. Tidak hanya di pinggir lapangan, mereka juga merupakan pribadi yang menjadikan klub idolanya sebagai bagian dari identitas diri.
Ketua Umum NJ Mania, Parid menilai hal wajar kontestan politik melakukan pendekatan untuk mendapat dukungan dari berbagai pihak. Namun, isu yang berkembang belakangan ini malah menjadi komoditas politik yang berpotensi memecah belah ekosistem sepak bola.
"Tidak salah setiap paslon mencoba membangun relasi dan dukungan dari salah satu kelompok suporter klub besar. Yang jadi persoalan ketika ada politisasi dengan dikotomi identitas dan berpotensi memicu gesekan akar rumput," katanya, Jumat (6/9/2024).
Parid menjelaskan, secara sosial dan psikologis, suporter umumnya memiliki karakter loyal dan militan. Tidak hanya di pinggir lapangan, mereka juga merupakan pribadi yang menjadikan klub idolanya sebagai bagian dari identitas diri.
Lihat Juga :