Modus 8 Tersangka Sindikat Penjual Bayi saat Melancarkan Aksinya

Senin, 02 September 2024 - 19:56 WIB
loading...
Modus 8 Tersangka Sindikat...
Dua bayi berjenis kelamin laki-laki dan perempuan hendak dijual ke Bali oleh delapan tersangka sindikat kasus TPPO di wilayah hukum Depok, Jawa Barat. Foto/SINDOnews/Refi Sandi
A A A
DEPOK - Dua bayi berjenis kelamin laki-laki dan perempuan hendak dijual ke Bali oleh delapan tersangka sindikat kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah hukum Depok, Jawa Barat. Hal ini ditegaskan Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Arya Perdana.

Kombes Arya Perdana menjelaskan, sindikat TPPO bayi yang teroorganisir ini berawal dari iklan yang disiarkan melalui laman Facebook. Yakni mencari ibu atau perempuan yang hendak menjual bayi dengan bayaran Rp10-15 juta.

"Ini merupakan satu sindikat yang cukup terorganisir karena memang ada iklan yang disiarkan melalui facebook dengan tujuan mencari ibu atau setiap perempuan yang ingin menjual bayinya,"kata Arya di Mapolres Depok, Senin (2/9/2024).

"Lalu dari situ diimingi apabila mau menjual bayi akan diberikan sejumlah uang ini uangnya sejumlah Rp10-15 juta, lalu bayi ini akan dibawa ke Bali, setelah itu di Bali ada pengoorganisirnya, ada yang penjual ke orang yang membutuhkan dengan jumlah uang senilai Rp45 juta," tambahnya.

Baca juga: Polisi Tangkap 8 Pelaku Sindikat Penjualan Bayi di Depok

Dijelaskan Arya, jadi penjualan bayi yang awalnya dibeli dari ibu melahirkan sejumlah Rp10-15 juta dibawa ke Bali menggunakan mobil setelah itu sampai di Bali dicari orang yang ingin punya anak dengan harga Rp45 juta.

"Bayi yang dijual ini umurnya sangat muda sekali satu hari langsung rencananya akan di bawa ke Bali," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Komisi XIII DPR Dorong...
Komisi XIII DPR Dorong Penguatan Regulasi dan Koordinasi Penanganan TPPO
Rekomendasi
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved