Kompolnas Desak Propam Polri Periksa Penyidik Polres Karimun

Rabu, 26 Agustus 2020 - 15:15 WIB
loading...
Kompolnas Desak Propam...
Juru bicara Kompolnas, Poengky Indarti meminta Divisi Propam Polri sigap menindaklanjuti laporan terhadap penyidik Polres Karimun Kepulauan Riau terkait dugaan ketidakprofesionalan. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyoroti terkatung-katungnya kasus pembunuhan di Karimun , Kepulauan Riau. Kompolnas meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri sigap menindaklanjuti laporan terhadap penyidik Polres Karimun Kepulauan Riau terkait dugaan ketidakprofesionalan.

Penyidikan yang diduga tidak profesional itu berbuntut pada proses hukum yang menjadi daluwarsa atau tidak dapat dilanjutkan ke penuntutan. "Saya tidak tahu ancaman hukumannya berapa tahun, tetapi potensial kasusnya kedaluwarsa. Oleh karena itu, sudah tepat jika kasusnya dilaporkan ke Propam selaku pengawas internal. Kompolnas berharap Propam dapat memeriksa penyidik yang menangani kasus," kata Juru bicara Kompolnas, Poengky Indarti kepada wartawan, Rabu (26/8/2020). (Baca juga: Anak Durhaka, Tega Membunuh Ayahnya Gara-gara Betor)

Menurutnya, proses hukum yang belum tuntas itu memang dapat dikategorikan sebagai ketidakprofesionalan penyidik Polres Karimun. Dalam hal ini, dia menyebut bahwa kepolisian memberikan pelayanan yang buruk bagi masyarakat. (Baca juga: 9 Anggota Kompolnas 2020-2025 Dilantik Jokowi)

Apalagi, dari 8 tersangka yang dijerat, hanya 2 yang berhasil rampung hingga ke pengadilan. Sedangkan 6 orang lainnya masih buron dan belum dapat ditemukan hingga saat ini sejak 2002 silam. Sementara dua lainnya belum diproses lebih lanjut. "Padahal seharusnya proses hukum dapat dilaksanakan dengan tuntas," ungkapnya. (Baca juga: Produksi Ekstasi Rumahan Digrebek, Pelaku Akui Belajar dari Medsos)

Poengky mengakui penangkapan buronan dalam daftar pencarian orang (DPO) memang kerap menjadi masalah di Korps Bhayangkara. Menurutnya, perlu dibentuk satu unit tertentu yang melakukan pencarian dan penangkapan terhadap para DPO.

Diberitakan sebelumnya, Robiyanto melaporkan penyidik Polres Karimun, Kepulauan Riau ke Divisi Propam Polri terkait dugaan ketidakprofesionalan. Laporan tersebut diterima Propam Polri dengan nomor laporan SPSP2/20165/VIII/2020/Bagyaduan tertanggal 4 Agustus 2020.

Robiyanto merupakan anak dari korban pembunuhan, Taslim alias Cikok. Taslim dibunuh di Jalan Ahmad Yani, Tanjung Balai, Karimun pada 14 April 2002 silam.

Robiyanto telah berulang kali menanyakan kelanjutan proses kasus pembunuhan ayahnya ke Polres Karimun. Namun, tak pernah mendapat jawaban.

Ia berharap Propam Polri bisa menindaklanjuti laporannya sehingga keluarganya bisa mendapat keadilan dalam kasus pembunuhan ini. "Keluarga besar menuntut suatu keadilan, karena kita merasa beliau almarhum telah dieksekusi secara brutal, dan yang menjadi pikiran kami, kenapa setelah ada penetapan surat tersangka kenapa tidak dijalankan," kata Robiyanto.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Profil Brigjen Pol Arif...
Profil Brigjen Pol Arif Budiman, Kapolda Maluku Utara Lulusan Akpol 1994
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Rekomendasi
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Berita Terkini
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved