Kisah Rara Mendut, Legenda Cinta Romeo dan Juliet dari Tanah Jawa

Jum'at, 30 Agustus 2024 - 06:24 WIB
loading...
Kisah Rara Mendut, Legenda...
Rara Mendut atau Roro Mendut adalah salah satu sosok legenda yang kerap muncul di cerita rakyat klasik. Foto/Ilustrasi
A A A
Rara Mendut atau Roro Mendut adalah salah satu sosok legenda yang kerap muncul di cerita rakyat klasik. Dirinya digambarkan sebagai wanita yang punya paras menarik.

Terdapat cukup banyak versi cerita Rara Mendut yang beredar di masyarakat. Salah satu kisah yang cukup populer adalah kisah cintanya dengan Pranacitra atau Pronocitro.

Kisah Rara Mendut ini muncul ketika era Kerajaan Mataram Islam dipimpin oleh Sultan Agung. Rara adalah gadis cantik yang dijadikan anak angkat oleh seorang nelayan bernama Kakek Siwo, yang berasal dari desa pesisir Telukcikal, Pati, Jawa Tengah.

Kisah Rara Mendut


Kisah cinta Rara Mendut ini bermula ketika berita kecantikannya telah tersebar dan didengar oleh Adipati Pragolo II. Penguasa Kadipaten Pati itu pun bermaksud menjadikannya sebagai selir.

Sayangnya, ajakan Adipati Pragolo II ini selalu ditolak oleh Rara Mendut. Dari situlah sang penguasa kadipaten mengutus beberapa pengawalnya untuk menculik wanita cantik tersebut.

Baca Juga: Kisah Asmara Jenderal Andika Perkasa dengan Putri Legenda Intelijen Kopassus

Sebelum resmi dinikahi oleh Adipati Pragolo II, Kadipaten Pati sedang terjadi gejolak. Sultan Agung menuding Adipati Pragolo II sebagai pemberontak karena tidak mau membayar upeti kepada Kesultanan Mataram.

Dari situlah terjadi peperangan antara Kesultanan Mataram dengan Kadipaten Pati yang menyebabkan Adipati Pragolo II tewas.

Para prajurit yang dikomandani panglima perang Mataram, Tumenggung Wiraguna lantas segera merampas harta kekayaan Kadipaten Pati, termasuk Roro Mendut.

Karena langsung jatuh cinta dengan kecantikan Rara Mendut, Tumenggung Wiraguna lantas membujuknya untuk dijadikan selir. Namun tawaran itu selalu ditolak oleh Rara Mendut.

Bahkan, di hadapan panglima itu, ia berani terang-terangan menyatakan bahwa dirinya telah memiliki kekasih bernama Pranacitra. Sikap Roro Mendut yang keras kepala itu membuat Tumenggung Wiraguna murka.

Meski begitu, Rara Mendut tak gentar dan teguh pada pendiriannya. Oleh karena masih dalam pengawasan prajurit Mataram, Roro Mendut kemudian meminta izin untuk berdagang rokok di pasar.

Tumenggung Wiraguna pun menyetujuinya. Ternyata, dagangan rokoknya laku keras, bahkan, orang juga beramai-ramai membeli puntung rokok bekas isapan Rara Mendut.

Suatu hari, ketika sedang berjualan di pasar, Rara Mendut bertemu dengan Pranacitra yang sengaja datang mencari kekasihnya. Pranacitra berusaha mencari jalan untuk bisa melarikan kekasihnya dari Mataram.

Setiba di istana, Rara Mendut menceritakan perihal pertemuannya dengan Pranacitra kepada Putri Arumardi, salah seorang selir Wiraguna, dengan harapan dapat membantunya keluar dari istana.

Rara Mendut tahu persis bahwa Putri Arumardi tidak setuju jika Wiraguna menambah selir lagi.

Putri Arumardi dan selir Wiraguna lainnya yang bernama Nyai Ajeng menyusun siasat untuk mengeluarkan Rara Mendut keluar dari istana. Bersama dengan Pranacitra, Roro Mendut berusaha untuk kembali ke kampung halamannya di Kadipaten Pati.

Sayangnya, pelarian itu justru diketahui oleh Wiraguna. Pasangan itu kemudian ditangkap dan dibawa kembali ke Mataram.

Secara diam-diam Wiraguna meminta anak buahnya untuk membunuh kekasih Rara Mendut. Setelah itu, dirinya kembali meminta Rara menerima tawarannya untuk menjadi selir.

Rara Mendut rupanya tetap menolak, dan dari situlah dia diberitahu jika kekasihnya telah meninggal. Setelah mengetahui hal itu, Rara langsung marah besar dan memilih untuk bunuh diri.

Itulah akhir kisah cinta Rara Mendut yang sudah dibawa kemana-mana dan ditawari harta oleh sejumlah petinggi kerajaan, karena kecantikannya. Namun ia tetap setia dengan sang kekasih hingga akhir hayat.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Navaswara Angkat Legenda...
Navaswara Angkat Legenda Banten Lewat Festival Storytelling Suara Nusantara 2026
Legenda Roro Jonggrang...
Legenda Roro Jonggrang dan Sejarah Candi Prambanan: Fakta, Mitos, dan Makna Budayanya
Siapa Charlie Javice?...
Siapa Charlie Javice? Perempuan Cantik Pendiri Startup Frank Ini Tipu Investor AS senilai Rp2,9 Triliun
Rekomendasi
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved