Sejarah dan Biografi Raja Pertama Kerajaan Banten, Sultan Maulana Hasanuddin

Kamis, 29 Agustus 2024 - 06:27 WIB
loading...
Sejarah dan Biografi...
Raja pertama Kerajaan Banten, Sultan Maulana Hasanuddin. Foto/Istimewa
A A A
RAJA pertama Kerajaan Banten Sultan Maulana Hasanuddin adalah sosok yang sukses merubah wilayah Banten jadi wilayah syiar Islam. Dirinya memimpin Kerajaan Banten selama kurang lebih 18 tahun, dari 1552 hingga 1570.

Wilayah banten pada awalnya merupakan sebuah Kawasan yang sepi dari lintas perdagangan. Pada saat itu, Selat Sunda tidak termasuk ke dalam jalur perdagangan.

Sebelum agama Islam berkembang di Banten, masyarakatnya masih hidup mengikuti tradisi prasejarah pada abad permulaan masehi dimana pada saat itu agama Hindu mulai berkembang di Indonesia.

Baca Juga: Keris Kiai Ageng Bondoyudo, Pusaka Pangeran Diponegoro yang Gentarkan Belanda

Dalam proses Islamisasi di Banten, diceritakan bahwa sesudah dominasi Pelabuhan Sunda-Pakwan, ustad yang bergelar Sunan Gunung Jati dari Cirebon meminta putranya Maulana Hasanuddin untuk bertahan hidup dan menyebarkan ajaran Islam di wilayah Banten.

Sejarah Raja Pertama Kerajaan Banten


Banten berdiri pada tahun 1525 yang pada mulanya merupakan wilayah kekuasaan kerajaan Pajajaran.

Setelah Prabu Surosowan wafat, posisi pemimpin Banten dilanjutkan oleh putranya yang bernama Pangeran Arya Surajaya atau Prabu Pucuk Umun, yang juga paman dari Pangeran Sabakingkin alias Maulana Hasanuddin.

Berdirinya Kerajaan Banten tidak terlepas dari upaya Syarif Hidayatullah dan pasukan Demak untuk mengalahkan penguasa Banten Girang. Syarif Hidayatullah secara bertahap menyebarkan Islam di wilayah Banten.

Syarif Hidayatullah menikah pada tahun 1457 M dengan adik laki-laki Bupati Banten yang dikaruniai dua orang anak, yaitu Nhay Kawanganten dan Maulana Hasanuddin atau lebih dikenal dengan Sultan Hasanuddin.

Ketika Maulana Hasanuddin beranjak dewasa, Syarif Hidayatullah pergi ke Cirebon untuk menjalankan tugasnya sebagai Tumenggung disana. Sedangkan tugas penyebaran Islam di Banten diserahkan kepada Pangeran Hasanuddin.

Suatu ketika, Pangeran Sabakingkin atau Maulana Hasanuddin menghadap ayahnya di Cirebon. Ia kemudian diberi mandat untuk menyebarkan Islam yang lebih luas ke tanah Banten dan sekitarnya.

Namun, misinya ini mendapat tentangan dari pamannya sendiri, yakni Prabu Pucuk Umun. Setelah melakukan musyawarah, mereka bersepakat untuk tidak berperang secara fisik, namun diganti dengan pertarungan ayam jago.

Maulana Hasanuddin memenangkan perlombaan itu. Prabu Pucuk Umun mengaku kalah dan memberikan ucapan selamat seraya menyerahkan golok serta tombak sebagai tanda kekalahan.

Dalam usahanya membangun kesultanan Banten, Maulana Hasanuddin fokus mengembangkan sektor perdagangan.

Sultan Hasanuddin juga menggunakan cara-cara yang dikenal masyarakat setempat dalam proses penyebaran agama Islam, salah satunya adalah adu ayam atau mengadu kesaktian.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Karier Militer Jenderal...
Karier Militer Jenderal Dudung, Mantan KSAD dan Keturunan Sunan Gunung Jati
Dewan Penasihat TPN...
Dewan Penasihat TPN Yenny Wahid Awali Kampanye dengan Ziarah Makam Sunan Gunung Jati
Silsilah Nasab Sunan...
Silsilah Nasab Sunan Gunung Jati yang Tersambung kepada Rasulullah SAW
Rekomendasi
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved