Profil Ahmad Riza Patria yang Mundur dari Pilkada Tangsel
Rabu, 28 Agustus 2024 - 18:51 WIB
loading...
Ahmad Riza Patria memutuskan mundur dari kontestasi Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel). FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ahmad Riza Patria memutuskan mundur dari kontestasi Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) . Ariza, sapaan akrabnya, mengaku mendapat tugas khusu dari partai.
"Saya mendapat, saya akan mendapat tugas khusus dari partai hingga saya mundur dari pencalonan Wali Kota Tangerang Selatan," kata Ariza kepada wartawan di Kantor KPUD Jakarta, Rabu (28/8/2024).
Ariza tidak menjelaskan lebih rinci tugas apa yang diberikan oleh Partai Gerindra. Mantan Wagub DKI Jakarta ini hanya menegaskan, dirinya merupakan kader yang setia, taat hingga loyal jika diberikan tugas oleh partai.
Pendidikan formalnya dimulai di SDN 08 Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, dan berlanjut di SMP dan SMA Islam Al-Azhar Pusat, Jakarta Selatan. Ariza kemudian melanjutkan studinya di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) Jakarta, di mana ia meraih gelar Sarjana Teknik Sipil pada 1997. Gelar magister diperolehnya dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2008 dengan fokus pada Master in Business Administration.
Ariza telah lama aktif dalam berbagai organisasi, mulai dari OSIS di sekolah menengah hingga Resimen Mahasiswa di bangku kuliah. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jakarta dan menjadi Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra. Dalam partai, Ariza mengemban berbagai posisi strategis, termasuk menjadi Anggota Badan Seleksi Organisasi (BSO) dan Sekretaris Badan Pengawas dan Disiplin Partai Gerindra.
Karier politiknya semakin cemerlang ketika ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) dari Fraksi Partai Gerindra untuk dua periode berturut-turut, yaitu 2014-2019 dan 2019-2024.
"Saya mendapat, saya akan mendapat tugas khusus dari partai hingga saya mundur dari pencalonan Wali Kota Tangerang Selatan," kata Ariza kepada wartawan di Kantor KPUD Jakarta, Rabu (28/8/2024).
Ariza tidak menjelaskan lebih rinci tugas apa yang diberikan oleh Partai Gerindra. Mantan Wagub DKI Jakarta ini hanya menegaskan, dirinya merupakan kader yang setia, taat hingga loyal jika diberikan tugas oleh partai.
Profil Ahmad Riza Patria
Lahir di Banjarmasin, Kalimatan Selatan, 17 Desember 1969, Ahmad Riza Patria merupakan putra dari mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan Shaberah. Meski lahir di Banjarmasin, Ariza menghabiskan sebagian besar hidupnya di Jakarta.Pendidikan formalnya dimulai di SDN 08 Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, dan berlanjut di SMP dan SMA Islam Al-Azhar Pusat, Jakarta Selatan. Ariza kemudian melanjutkan studinya di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) Jakarta, di mana ia meraih gelar Sarjana Teknik Sipil pada 1997. Gelar magister diperolehnya dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2008 dengan fokus pada Master in Business Administration.
Ariza telah lama aktif dalam berbagai organisasi, mulai dari OSIS di sekolah menengah hingga Resimen Mahasiswa di bangku kuliah. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jakarta dan menjadi Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra. Dalam partai, Ariza mengemban berbagai posisi strategis, termasuk menjadi Anggota Badan Seleksi Organisasi (BSO) dan Sekretaris Badan Pengawas dan Disiplin Partai Gerindra.
Karier politiknya semakin cemerlang ketika ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) dari Fraksi Partai Gerindra untuk dua periode berturut-turut, yaitu 2014-2019 dan 2019-2024.
Lihat Juga :