Viral Umpatan Tak Pantas Oknum Ojol ke Pegawai Coffee Shop Disabilitas Tuli
Rabu, 28 Agustus 2024 - 18:53 WIB
loading...
Viral di medsos video reka ulang umpatan tidak pantas yang dilakukan oknum driver ojek online (ojol) ke pegawai sebuah Coffee Shop yang diduga disabilitas tuli. Foto/Tangkapan layar
A
A
A
DEPOK - Viral di media sosial (medsos) video reka ulang umpatan tidak pantas yang dilakukan oknum driver ojek online (ojol) ke pegawai sebuah Coffee Shop yang diduga disabilitas tuli atau tidak dapat mendengar di kawasan Kalimulya, Cilodong, Kota Depok. Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 4 Agustus 2024.
Terlihat dalam reka ulang seorang oknum driver ojol datang untuk mengambil paket di toko tersebut. "Mbak paket saya dua, atas nama Dea," ucap oknum driver Ojol dalam video dikutip, Rabu (28/8/2024).
"Ini atas nama Dea kan mbak, ini atas nama Dea kan mbak. Ada paket lagi satu mbak atas nama Revita," tambahnya.
"Iya Dea. Ini," jawab pegawai disabilitas Tuli.Baca juga: Cerita Ajaran tentang Tiga Orang Tuli dan Darwis Bisu
Driver Ojol pun menaikkan nada bicaranya kepada pegawai itu. "Mbak satu paket lagi atas nama Revita. Ini atas nama Dea, harusnya dua," ucap Driver Ojol.
Kemudian, terlihat rekan dari pegawai disabilitas tuli keluar membantu berkomunikasi.
"Kenapa bang? Atas nama siapa?" tanya seorang pria rekam pegawai disabilitas tuli.
Terlihat dalam reka ulang seorang oknum driver ojol datang untuk mengambil paket di toko tersebut. "Mbak paket saya dua, atas nama Dea," ucap oknum driver Ojol dalam video dikutip, Rabu (28/8/2024).
"Ini atas nama Dea kan mbak, ini atas nama Dea kan mbak. Ada paket lagi satu mbak atas nama Revita," tambahnya.
"Iya Dea. Ini," jawab pegawai disabilitas Tuli.Baca juga: Cerita Ajaran tentang Tiga Orang Tuli dan Darwis Bisu
Driver Ojol pun menaikkan nada bicaranya kepada pegawai itu. "Mbak satu paket lagi atas nama Revita. Ini atas nama Dea, harusnya dua," ucap Driver Ojol.
Kemudian, terlihat rekan dari pegawai disabilitas tuli keluar membantu berkomunikasi.
"Kenapa bang? Atas nama siapa?" tanya seorang pria rekam pegawai disabilitas tuli.
Lihat Juga :