Kisah Karamah Sunan Gunung Jati, Cahaya Ilahi yang Taklukkan Pasukan Prabu Siliwangi

Rabu, 28 Agustus 2024 - 09:23 WIB
loading...
Kisah Karamah Sunan...
Sunan Gunung Jati, seorang ulama besar yang juga dikenal sebagai Syarif Hidayatullah. Foto/Ist
A A A
Pada suatu masa, ketika kekuatan Kerajaan Pajajaran berada di puncaknya, terjadi sebuah peristiwa yang menggetarkan hati para prajurit Prabu Siliwangi . Pasukan yang dikenal tangguh dan disegani ini tak mampu berbuat apa-apa saat berhadapan dengan karomah dari Sunan Gunung Jati, seorang ulama besar yang juga dikenal sebagai Syarif Hidayatullah.

Ceritanya bermula ketika Prabu Siliwangi, raja yang memerintah dengan tangan besi, merasa terganggu oleh cahaya terang benderang yang muncul dari arah timur laut setiap malam. Cahaya itu semakin lama semakin terang, mengusik ketenangan hati sang prabu. Dari istananya di Pakuan Pajajaran, ia bisa melihat dengan jelas pelangi yang membentang dari kejauhan, sebuah pemandangan yang menurutnya tidak biasa dan mencurigakan.

Rasa penasaran bercampur dengan kekhawatiran mendorong Prabu Siliwangi untuk memanggil patih kepercayaannya, Patih Tambisara. Dengan suara tegas, sang prabu memerintahkan Patih Tambisara untuk menyelidiki sumber cahaya tersebut dan menumpasnya jika terbukti membahayakan kerajaan.

Baca Juga: Kisah Kesaktian Prabu Siliwangi Mengalahkan Macan Putih

Patih Tambisara segera mematuhi perintah itu. Dengan membawa seratus prajurit pilihan, ia bergegas menuju Gunung Jati, tempat di mana cahaya itu diperkirakan berasal. Mereka berharap bisa menghancurkan sumber cahaya yang telah mengusik ketenangan Prabu Siliwangi.

Namun, setibanya di Gunung Jati, sesuatu yang tak terduga terjadi. Cahaya yang mereka hadapi bukanlah cahaya biasa. Saat mendekat, para prajurit Pajajaran yang perkasa itu tiba-tiba merasa tubuh mereka melemah. Kaki mereka gemetar dan tubuh mereka tak bisa berdiri. Mereka semua terjatuh, tak berdaya, dan lumpuh seketika, termasuk Patih Tambisara sendiri. Malam itu terasa sangat panjang bagi mereka, dengan tubuh yang tak bisa digerakkan hingga fajar menyingsing.

Keesokan paginya, Sunan Gunung Jati datang menghampiri mereka. Dengan penuh wibawa, ia menjelaskan bahwa mereka bisa pulih seperti sedia kala hanya jika mereka bersedia mengucapkan dua kalimat syahadat, sebuah janji suci dalam Islam.

Patih Tambisara, yang selama ini setia kepada Prabu Siliwangi, merasa bahwa ini adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan dirinya dan pasukannya. Tanpa ragu, ia dan seratus prajuritnya mengucapkan dua kalimat syahadat. Dalam sekejap, kekuatan mereka kembali, tubuh yang lumpuh menjadi pulih. Mereka telah menemukan jalan baru dalam hidup, dan mereka memilih untuk tetap tinggal bersama Sunan Gunung Jati, menjadi pengikut setia dan meninggalkan Pajajaran.

Hanya Patih Tambisara yang kembali ke kerajaan, membawa sebuah surat dari Sunan Gunung Jati untuk Prabu Siliwangi, kakeknya. Surat itu berisi ajakan untuk mengikuti ajaran Islam. Prabu Siliwangi, meski terkejut, mulai mempertimbangkan ajakan tersebut. Namun, sebelum ia bisa mengambil keputusan, Sanghyang Parwatali, seorang dewa yang dihormati, turun dari langit dan membisikkan penolakan terhadap ajaran Islam. Prabu Siliwangi pun menahan niatnya untuk bergabung dengan ajaran baru ini, tetap setia pada kepercayaannya yang lama.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Karamah Salman Al Farisi
7 Contoh Teks Cerita...
7 Contoh Teks Cerita Sejarah Pribadi dan Cara Membuatnya
7 Contoh Teks Anekdot...
7 Contoh Teks Anekdot Politik, Sindiran Tajam dengan Unsur Humor
Rekomendasi
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved