Tim SAR Gabungan Terus Cari Korban Banjir Bandang di Ternate, Alat Berat Dikerahkan
Minggu, 25 Agustus 2024 - 17:53 WIB
loading...
Banjir bandang melanda Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (25/8/2024) dini hari. Foto/Ismail Sangaji/iNewsTV
A
A
A
TERNATE - Proses pencarian dan evakuasi korban banjir bandang yang melanda Kelurahan Rua, Kota Ternate , Maluku Utara, terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan dengan mengerahkan sejumlah alat berat. Hingga saat ini, upaya pencarian masih berlangsung, terutama untuk menemukan korban yang belum ditemukan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate telah mendirikan beberapa posko di sekitar lokasi bencana untuk memfasilitasi proses evakuasi dan membantu para korban. Data sementara yang dikantongi BPBD Ternate mencatat 9 orang meninggal dunia dan 3 orang luka-luka. Sementara itu, Basarnas Ternate melaporkan jumlah korban tewas sebanyak 10 orang, dengan 3 korban lainnya mengalami luka. Jumlah pasti dari para korban masih dalam proses pendataan.
Menurut Kepala BPBD Ternate, Fery Hamdani, Tim SAR terus berupaya keras untuk menemukan korban yang masih hilang, menggunakan alat berat di lokasi yang terdampak banjir. Salah satu korban bencana yang selamat mengungkapkan bahwa banjir bandang tersebut telah menyapu 30 rumah warga, dan beberapa sanak saudara mereka masih belum ditemukan.
Baca Juga: Korban Tewas Banjir Bandang Ternate Bertambah Jadi 13 Orang
![Tim SAR Gabungan Terus Cari Korban Banjir Bandang di Ternate, Alat Berat Dikerahkan]()
Tim SAR gabungan melakukan proses evakuasi korban tewas akibat banjir bandang. Foto/Ismail Sangaji/iNewsTV
Sebelumnya dilaporkan bahwa bencana ini mengakibatkan 13 orang meninggal dunia, dua orang luka-luka, dan jumlah korban terdampak masih terus didata. Banjir ini juga menyebabkan kerusakan material yang cukup parah, dengan 10 rumah rusak berat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate telah mendirikan beberapa posko di sekitar lokasi bencana untuk memfasilitasi proses evakuasi dan membantu para korban. Data sementara yang dikantongi BPBD Ternate mencatat 9 orang meninggal dunia dan 3 orang luka-luka. Sementara itu, Basarnas Ternate melaporkan jumlah korban tewas sebanyak 10 orang, dengan 3 korban lainnya mengalami luka. Jumlah pasti dari para korban masih dalam proses pendataan.
Menurut Kepala BPBD Ternate, Fery Hamdani, Tim SAR terus berupaya keras untuk menemukan korban yang masih hilang, menggunakan alat berat di lokasi yang terdampak banjir. Salah satu korban bencana yang selamat mengungkapkan bahwa banjir bandang tersebut telah menyapu 30 rumah warga, dan beberapa sanak saudara mereka masih belum ditemukan.
Baca Juga: Korban Tewas Banjir Bandang Ternate Bertambah Jadi 13 Orang

Tim SAR gabungan melakukan proses evakuasi korban tewas akibat banjir bandang. Foto/Ismail Sangaji/iNewsTV
Sebelumnya dilaporkan bahwa bencana ini mengakibatkan 13 orang meninggal dunia, dua orang luka-luka, dan jumlah korban terdampak masih terus didata. Banjir ini juga menyebabkan kerusakan material yang cukup parah, dengan 10 rumah rusak berat.
Lihat Juga :