Kisah Kehebatan Prabu Siliwangi Satukan 2 Kerajaan Terbesar di Tanah Sunda

Jum'at, 23 Agustus 2024 - 06:01 WIB
loading...
Kisah Kehebatan Prabu...
Prabu Siliwangi berhasil menyatukan dua kerajaan di barat Pulau Jawa. Foto/Ilustrasi
A A A
PRABU Siliwangi berhasil menyatukan dua kerajaan di barat Pulau Jawa. Di tangan Prabu Siliwangi pula akhirnya Kerajaan Pajajaran yang dipimpinnya begitu disegani di Pulau Jawa, setelah sebelumnya jalan panjang dua kerajaan kerap berseteru.

Sejarah mencatat bahwa sebelum menjadi Kerajan Pajajaran, kerajaan ini berpisah dan bergabung dalam kurun waktu tertentu.

Sesuai perhitungan Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh telah tiga kali disatukan, tapi kembali berpisah sebelum akhirnya Prabu Jayabaya menyatukannya kembali.

Baca Juga: Kisah Cinta Pierre Tendean, Rela Masuk Islam Tapi Kandas di Tangan PKI

Penyatuan Kerajaan Galuh dan Sunda, pertama kali terjadi pada 723 Masehi oleh Raja Sanjaya.

Pada tahun 759 Masehi kedua kerajaan ini kembali terpecah, sebagaimana dikutip dari buku “Hitam Putih Kerajaan Pajajaran: dari Kejayaan hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran” tulisan Fery Taufiq El Jaquene.

Raja Banga Sanghyang Banga memerdekakan kembali Kerajaan Sunda dari kekuasaan Galuh. Kedua Rakryan Wuwus menjadi Raja Sunda bergelar Prabu Gajah Kulon, pada tahun 819 Masehi.

Di bawah kekuasaannya Prabu Gajah Kulon inilah Kerajaan Sunda dan Galuh, kembali dalam satu pemerintahan. Tetapi pada 1382 Masehi, saat Wastukancana menjabat sebagai raja memiliki kehendak membagi kekuasaan kepada kedua putranya.

Baca Juga: Kisah Jenderal Kopassus Soegito Perintahkan Luhut Pandjaitan Cari Makanan saat Peristiwa Malari

Akhirnya dua kerajaan ini kembali terpecah. Namun naik tahtanya, Sri Baduga Maharaja atau yang dikenal dengan Prabu Siliwangi pada 1482 Masehi menjadi raja di tanah Sunda membuat dua kerajaan ini mampu bersatu kembali.

Bahkan konon Siliwangi berhasil meluaskan kekuasaan dan merebut beberapa wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Daerah seperti Lampung yang sebelumnya menjadi bagian dari Kerajaan Majapahit berhasil direbut.

Di tangan Prabu Siliwangi inilah Kerajaan Sunda Galuh yang berubah nama menjadi Kerajaan Pajajaran. Saat berdiri Kerajaan Pajajaran ini tak terpaku pada etnis suku Sunda saja. Hal ini berbeda saat masa dua kerajaan yakni Kerajaan Galuh dan Sunda.

Baca Juga: 3 Faktor Keruntuhan Kerajaan Islam Samudera Pasai di Nusantara

Konon nama Kerajaan Pajajaran sebelum abad 15 Masehi, tidak pernah tercatat dalam sumber sejarah manapun. Sejarawan dan arkeolog tidak menemukan tanda - tanda yang menyatakan bahwa Kerajaan Pajajaran sudah berdiri sebelum abad 15 Masehi.

Sedangkan pada sumber Pararaton dan Negarakertagama menyebutkan, bahwa pada abad ke - 14 Masehi ke bawah telah berdiri kerajaan yang bernama Kerajaan Sunda, bukan Pajajaran yang ada di Jawa bagian barat.

Keberadaan Kerajaan Sunda ini juga tercatat di sebuah prasasti yang ditemukan. Ada dua prasasti yakni Prasasti Cibadak dan Prasasti Kawali yang menyatakan berdirinya Kerajaan Sunda.

Baru pada abad 16 Masehi dan seterusnya baru ditemukan dalam prasasti dan naskah-naskah klasik.

Seperti Carita Parahiyangan yang disusun pada tahun 1580 Masehi, bahwa nama Pajajaran disebutkan. Nama Pajajaran kian terkenal setelah ditemukan pantun - pantun Sunda serta babad - babad yang tertulis, pada saat Kerajaan Pajajaran sudah tidak ada.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Fadli Zon: Kita Perlu...
Fadli Zon: Kita Perlu Tulis Sejarah Kerajaan dan Kesultanan
Penjelasan Ending Queen...
Penjelasan Ending Queen Woo, Apa Maksud dari Goguryeo Baru?
5 Drama Korea Mirip...
5 Drama Korea Mirip Queen Woo, Tampilkan Perempuan Tangguh dan Perebutan Takhta
Rekomendasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved